5 Bangunan Kelas SMP Negeri 1 Ngamprah Dibongkar, Terkena Proyek Kereta Cepat

Selasa, 26 November 2019 - 17:52 WIB
5 Bangunan Kelas SMP...
5 Bangunan Kelas SMP Negeri 1 Ngamprah Dibongkar, Terkena Proyek Kereta Cepat
A A A
BANDUNG BARAT - Terkena proyek pembangunan trase Kereta Cepat Jakarta-Bandung, lima ruang kelas di SMP Negeri 1 Ngamprah di Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dibongkar, Senin (26/11/2019).

"Hari ini bangunan kelas itu, total ada lima kelas dirobohkan. Bukan hanya bangunan ada lahan parkir dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) sekolah yang juga terkena proyek KCIC," terang Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMPN 1 Ngamprah, Aam M Jamhur, Selasa (26/11/2019).

Meskipun bangunan seluas total 600 meter persegi tersebut dibongkar, seluruh siswa di SMP Negeri 1 Ngamprah dipastikan tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasanya. Tercatat di sekolah ini total ada sebanyak 1.200 siswa dari kelas 7-9.

Namun saat ini kegiatan sekolah dibagi dua sesi, yakni yang kelas7 dan kelas terbuka total sebanyak 9 kelas sekolah siang. Rencananya, untuk mengganti 5 kelas yang terdampak proyek KCIC itu nantinya akan dibuatkan bangunan dua lantai.

Disatukan dengan berbagai ruang lainnya seperti ruang guru, ruang TIK, ruang TU, dan ruang kepala sekolah. Pihaknya juga meminta pengganti ruang parkir yang memadai dan RTH, yang juga hilang akibat terdampak proyek nasional tersebut.

"Prinsipnya kami minta ruang kelas yang terkena proyek itu dibangun kembali. Berdasarkan rencana, pembangunannya dilakukan vertikal sekaligus dengan renovasi ruang guru, ruang TIK, dan ruang TU," sebutnya.

Kepala Bidang SMP, Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Dadang A Sapardan mengatakan, Disdik KBB saat ini tengah menyiapkan kelengkapan administrasi untuk penggantian bangunan kelas yang dirobohkan. Penggantian bangunan sekolah akan dikerjakan oleh PT Wika yang akan mengerjakan 10 ruangan dengan konsep dua tingkat, 5 ruang di bawah untuk administrasi perkantoran dan 5 ruang di atasnya untuk kegiatan belajar mengajar.
(wib)
Berita Terkait
Ibas Mendadak Jadi Kuli...
Ibas Mendadak Jadi Kuli Bangunan saat Bedah Rumah di Pacitan
Pembangungan Berdampak...
Pembangungan Berdampak bagi Warga Pinggiran, Ini Saran Guru Besar Unpad
Bank Daerah Dapat Transferan...
Bank Daerah Dapat Transferan Duit Rp36 Triliun dari Pusat, Buat Apa?
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Group CEO BRI Apresiasi...
Group CEO BRI Apresiasi Peran PNM Ciptakan Dampak Sosial Berkelanjutan
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
1 jam yang lalu
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
3 jam yang lalu
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
3 jam yang lalu
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
3 jam yang lalu
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
3 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Ingin Gabung...
Indonesia Ingin Gabung Proyek Jet Tempur Generasi Ke-5 Turki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved