Takut Gunung Anak Krakatau Longsor, Warga Pulau Sebesi Usir Penambang Pasir

Senin, 25 November 2019 - 10:31 WIB
Takut Gunung Anak Krakatau...
Takut Gunung Anak Krakatau Longsor, Warga Pulau Sebesi Usir Penambang Pasir
A A A
LAMPUNG SELATAN - Ratusan warga Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, mengusir penambang pasir yang menyedot pasir Gunung Anak Krakatau (GAK) pada Senin (25/11/2019). Datang dengan menggunakan puluhan kapal nelayan, warga meminta kapal tongkang Mehad 1 yang menyedot pasir hitam segera meninggalkan lokasi.

Warga Pulau Sebesi khawatir, aktivitas penyedotan pasir GAK secara berlebihan dapat merusak lingkungan. Namun yang terpenting, mereka takut GAK mengalami abrasi dan longsor. "Kalau sampai GAK longsor, kami takut terjadi tsunami. Makanya, para penambang pasir itu harus segera pergi," ujar Sobri warga Pulau Sebesi, Senin (25/11/2019).

Untuk menghindari hal hal yang tak di inginkan, petugas kepolisian Satpolair Polres Lampung Selatan melakukan pengamanan di dalam kapal. Proses mediasi yang sebelumnya telah disepakati, nampaknya tak di indahkan oleh pihak kapal Mehad 1. Buktinya, warga Pulau Sebesi dan pesisir Kalianda yang notabene beraktivitas sebagai nelayan menolak keras kegiatan penambangan.

Mereka menilai pihak perusahaan PT LIP tidak memikirkan dampak yang bakal terjadi, apabila penyedotan pasir terus dilakukan. Selain itu, imbas dari pada aktivitas penyedotan pasir akan berdampak juga ke hasil tangkapan nelayan. "Lokasi tersebut adalah tempat para nelayan menggantungkan hidup. Tidak hanya itu, ekosistem laut seperti terumbu karang akan hancur akibat tersedot mesin dengan kapasitas tinggi," tegas Sobri.

Warga juga meminta agar Pemprov Lampung dan Pemkab Lampung Selatan memikirkan nasib rakyatnya. Mereka meminta izin IUP tambang PT LIP dicabut. Seluruh nelayan yang ada di Kabupaten Lampung Selatan, akan mengambil tindakan tegas jika mereka masih beroperasi.
(zil)
Berita Terkait
KKP Hentikan Penambangan...
KKP Hentikan Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pulau Rupat
KKP Hentikan Aktivitas...
KKP Hentikan Aktivitas Pengerukan Pasir di Perairan Pulau Tunda
Investor China Berburu...
Investor China Berburu Kuarsa di Indonesia, HIPKI Ajak Bangun Smelter
Begini Dampak Buruk...
Begini Dampak Buruk Jika Indonesia Ekspor Pasir Laut
Pemerintah Didesak Tak...
Pemerintah Didesak Tak Lagi Terbitkan PK3 MNP
Polda Jateng Gerebek...
Polda Jateng Gerebek 2 Lokasi Penambangan Ilegal di Blora, Sejumlah Alat Berat Diamankan
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
6 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
6 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
6 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
6 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
6 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
7 jam yang lalu
Infografis
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved