Petahana Masih Dominan pada Pilkada Serentak Jawa Barat

Minggu, 24 November 2019 - 16:49 WIB
Petahana Masih Dominan...
Petahana Masih Dominan pada Pilkada Serentak Jawa Barat
A A A
PURWAKARTA - Potensi petahana di tujuh dari delapan kota/kabupaten di Jawa Barat yang menggelar pilkada serentak pada 2020 dinilai masih dominan. Kehadiran petahana juga dinilai berpotensi menarik keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam politik praktis.

Bawaslu Jabar memprediksi petahana di tujuh dari delapan kota/kabupaten akan kembali maju pada kontestasi pilkada serentak 2020. Hanya Kabupaten Bandung yang kemungkinan tidak melibatkan petahana.

“Jujur saja, potensi keterlibatan ASN jauh lebih tinggi dalam pilkada serentak karena irisannya sangat jelas terkait promosi jabatan. Untuk itu, kami selalu mengantisipasi, meskipun musuh laten kami adalah penyebaran hoaks dan politisasi SARA,”ungkap anggota Koordinator Divisi Pengawasan dan Sosialisasi Bawaslu Jabar, Zaki Hilimi kepada SINDOnews, Minggu (24/11/2019).

Bawaslu jauh-jauh hari mengantisipasi dengan masuk ke instansi-instansi pemerintah guna menginformasikan ASN dilarang kampanye. Juga instensif menyosialisasikan regulasi tentang larangan ASN untuk terlibat dalam politik praktis. “Kampaye itu kan bisa beragam, salah satunya menyatakan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon melalui media sosial,” terangnya.

Selain itu, ada larangan melakukan rotasi mutasi enam bulan sebelum penetapan pasangan calon, kecuali ada izin dari Mendari. Hal ini pernah terjadi di Bekasi pada 2017, namun kala itu rotasi dan mutasi berdasarkan izin dari Mendagri

Ihwal delapan kota/kabupaten yang menggelar Pilkada 2020 Serentak, Zaki menyebutkan, terdapat tiga kabupaten, masing-masing Karawang, Indramayu dan Pangandaran yang memiliki kerawanan pelanggaran pilkada cukup tinggi.
(wib)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Masyarakat Harus Mengutamakan...
Masyarakat Harus Mengutamakan Aspek Rasionalitas saat Pilkada
Kampanye Hitam Bakal...
Kampanye Hitam Bakal Lebih Marak di Medsos, Ini Langkah Bawaslu Jabar
Gugus Tugas Waspadai...
Gugus Tugas Waspadai Klaster Pilkada Serentak di Jabar
Pilkada, Ini Tujuh Sosok...
Pilkada, Ini Tujuh Sosok Pjs Bupati/Wali Kota yang Dikukuhkan Ridwan Kamil
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Berita Terkini
10 Sampel DNA Keluarga...
10 Sampel DNA Keluarga Korban Ledakan Bom Peninggalan PD II di Biak Dikirim ke Puslabfor
7 menit yang lalu
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
39 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
46 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved