Aneh, Berkas Balon yang Mendaftar di Gerindra Sungaipenuh Dikembalikan

Kamis, 21 November 2019 - 11:31 WIB
Aneh, Berkas Balon yang...
Aneh, Berkas Balon yang Mendaftar di Gerindra Sungaipenuh Dikembalikan
A A A
SUNGAI PENUH - Mencuat berkas bakal calon (balon) Wali Kota (wako) Sungai Penuh, Jambi yang telah mendaftar di DPC Partai Gerindra Kota Sungaipenuh, dikembalikan. Karena diduga masih lobi-lobi biaya survei masing-masing balon yang belum menyetor.

Menurut Informasi SINDONews, penjaringan DPC Gerindra Kota Sungaipenuh telah ditutup tanggal 15 November 2019 lalu. Namun, Rabu (20/11/2019) kemarin sejumlah Balon yang mendaftar dikembalikan berkas oleh panitia panjaringan.

Dugaan berkas dikembalikan karena batas akhir penyetoran biaya survei tanggal 20 November tak satu pun calon membayar biaya survei ke panitia.

"Iya, kamaren sore berkas saya dikembalikan oleh panitia penjaringan DPC Gerindra Kota Sungaipenuh," kata Zulhelmi salah satu balon yang mendaftar di DPC Gerindra Kota Sungaipenuh kepada SINDONews.

Menurut Zulhelmi, berkas yang dikembali itu karena batas akhir biaya survei berakhir rabu kemarin. "Iya, berkas saya dikembalikan sore kemarin (Rabu). Katanya panitia penjaringan DPC Gerindra Sungaipenuh tidak ada yang membayar biaya survei Rp 150 juta," kata Zulhelmi ketika dikonfirmasi yang mengakui biaya survei tersebut atas koordinasi Jambi.

Zulhemi yang masih Wawako Sungaipenuh ini mengukapkan, tidak ada yang membayar biaya survei itu artinya semua calon diwajibkan membayar biaya survei. "Masa biaya survei seluruhnya mendekati Rp 1 Miliar, maka keberatan biayanya terlalu tinggi sewajar saja tidak masalah," ungkap balon wako ini

Di tempat terpisah, dr Madrin Balon Wako Sungaipenuh lainya mengaku, pihaknya hanya menerima telpon dari panitia penjaringan DPC Gerindra Sungaipenuh. "Kemarin saya ditelpon, karena belum melengkapi biaya survei sebanyak Rp 170 juta," kata dr Madrin.

Balon wako Sungaipenuh lainya, Fikar Azami mengatakan, pihaknya sangat keberatan biaya survei yang di bebankan Rp 150 juta per orang. "Karena dalam pengalaman kito survei untuk sebesar kota Sungaipenuh ini biasanya biaya surveinya cukup sekitar 150-200 juta.

Jelas Fikar, Sejak pendaftaran memang sudah disebutkan bahwa biaya survei dibebankan kepada seluruh calon dengan besaran 150juta/orang. "Ya, menurut kito angka tersebut sangat besar untuk survei yang dibebankan per orang," ungkapnya.

Sementara ketua Panitia penjaringan Balon Wali Kota Sungaipenuh DPC Partai Gerindra, Zalmasri membantah berkas dikembalikan ke balon. "Tidak ada, ini internal kami," kata Zalmasri.
(nag)
Berita Terkait
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Mahfud MD, Setelah Pilkada...
Mahfud MD, Setelah Pilkada Timbul Sejumlah Permasalahan
Kaesang Pangarep Tidak...
Kaesang Pangarep Tidak Bisa Maju Pilkada 2024
Aji Mumpung Anak Mahkota...
Aji Mumpung Anak Mahkota di Pemilihan Kepala Daerah
Kampanye Daring Tak...
Kampanye Daring Tak Diminati Paslon Pilkada Serentak 2020
27 November Akan Ditetapkan...
27 November Akan Ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional  
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
1 jam yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
3 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
6 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
6 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
6 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved