Polda Ancam Jemput Paksa Pelaku Kerusuhan di Flores Timur

Rabu, 20 November 2019 - 16:38 WIB
Polda Ancam Jemput Paksa...
Polda Ancam Jemput Paksa Pelaku Kerusuhan di Flores Timur
A A A
KABUPATEN FLORES TIMUR - Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) mengancam akan menjemput paksa para pelaku kerusuhan di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim), jika tidak menyerahkan diri. Karo Ops Polda NTT Kombes Drs Rudi Kristantyo MM mengatakan, polisi memberi batas waktu kepada para perusuh untuk menyerahkan diri segera.

"Kami memberi batas untuk para pelaku hingah malam ini, jika tidak menyerahkan diri, maka aparat akan menjemput para pelaku perusakan dan pembakaran," tegas Kombes Drs Rudi Kristantyo MM saat mengunjungi lokasi kerusuhan di Rumah Dioses milik PT Rerolara Hokeng di Kecamatan Wulanggitang, Rabu (20/11/2019).

(Baca juga: Flores Timur Kondusif, Aparat Masih Berjaga di Lokasi Kerusuhan )

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan pecah di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur (Flotim) pada Selasa (19/11/2019). Warga Kampung Suku Tukang, Desa Pululera, dengan membawa parang, tombak, dan anak panah merusak Rumah Dioses milik PT Rerolara Hokeng. Selain merusak Rumah Dioses, warga juga membakar gudang penyimpanan kopi PT Rerolara Hokeng dan kebun pisang.

Aksi massa terjadi, karena pematokan pilar lokasi tanah HGU PT Rerolara Hokeng di Kecamatan Wulanggitang. Warga Suku Tukang meminta agar pematokan dan segala aktivitas di tanah HGU PT Rerolara Hokeng dihentikan. Selain itu, mereka menginginkan Direktur PT Rerolara Hokeng Romo Nikolaus Lawe Saban keluar dari Rumah Dioses dan meninggalkan PT Rerolara HGU Hokeng.

Warga Suku Tukang juga meminta polisi membebaskan Masrsel yang ditahan di Mapolsek Wulanggitang, terkait kasus penodongan dan penyerangan anggota Intelkam Polres Flotim saat melakukan lidik di Rumah Dioses PT Rerolara Hokeng.

Agar keinginan mereka dipenuhi polisi, warga Suku Tikang menyandera Bripka Damianus Hera dan istri yang ditangkap warga saat hendak mengantar istrinya mengajar di SDI Wolorona. Aksi penyanderaan untuk menjadi jaminan agar polisi melepaskan Masrsel.

Sekitar pukul 08.00 Wita, Kapolsek Wulanggitang Iptu Muhamad Pua Djiwa bersama dua anggota Polsek Wulanggitang menukar Masrsel dengan anggota Polsek Wulanggitang dan istri yang disandera. Setelah pertukaran terjadi, dua sandera, yakni Bripka Damianus Hera dan istri menjalni perawatan intensif di Puskesmas Wulanggitang akibat trauma atas kejadian tersebut.
(zil)
Berita Terkait
COMBAT 4G Telkomsel...
COMBAT 4G Telkomsel Menembus Pedalaman Kabupaten Flores Timur
Octa Dukung IDEP Beri...
Octa Dukung IDEP Beri Bantuan 8 Desa Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur
KRBF Laporkan Dugaan...
KRBF Laporkan Dugaan Korupsi Dana Hibah APBD Flotim ke Kejari
Kembangkan Jiwa Wirausaha,...
Kembangkan Jiwa Wirausaha, Milenial NTT Pelatihan Entrepreneur
Gempa Berkekuatan M...
Gempa Berkekuatan M 5,6 Larantuka NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Ratusan Orang Tewas...
Ratusan Orang Tewas Ricuh di Stadion Kanjuruhan, Biaya RS Ditanggung Pemkab Malang
Berita Terkini
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
23 menit yang lalu
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
6 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
11 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
11 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
11 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved