Warga dan Wisatawan Dilarang Mendekati Lereng Gunung Karangetang

Senin, 18 November 2019 - 07:39 WIB
Warga dan Wisatawan...
Warga dan Wisatawan Dilarang Mendekati Lereng Gunung Karangetang
A A A
Masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai yang berhulu dari puncak Gunung Karangetang, Sulawesi Utara diminta tetap waspada. Selain itu warga dan wisatawan dilarang mendekati gunung di Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) ini.

Peningkatan kesiapsiagaan ini untuk mengantisipasi potensi ancaman lahar hujan dan banjir bandang dari puncak Gunung Karangetang yang dapat mengalir hingga ke pantai. (Baca juga: Lava Pijar Gunung Karangetan Tinggi, Masyarakat Diimbau Tak Mendaki)
Warga dan Wisatawan Dilarang Mendekati Lereng Gunung Karangetang

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Karangetang Yudia Prama Tatipang menjelaskan, hasil pengamatan periode Senin (18/11/2019) sejak pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, secara visual kondisi gunung masih jelas.

Sementara asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 50 meter di atas puncak kawah. (Baca juga: 17 KK Diungsikan Pascaguguran Aktivitas Vulkanik Gunung Karangetang)

"Sinar api kawah utama dan kawah dua tampak di dalam tiang kolom asap tinggi lebih kurang 10 meter. Guguran lava pijar dari puncak kawah utama dan dari beberapa titik leleran lava masih berlansung ke arah kali Sense Nanitu dan Sesepe dengan jarak luncur sekitar 1.000-1.500 meter batang/beha barat sekitar 800 meter bunyi gemuruh longsoran lava terdengar agak kuat," jelas Yudia, Senin (18/11/2019).

Sedangkan kegempaan terdeteksi dengan guguran berjumlah 68, amplitudo 4-10 mm, dengan durasi 50-80 detik. Namun meski gempa guguran masih tinggi tingkat aktivitas Gunung Karangetang masih di level III (siaga).

Yudia mengingatkan agar masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati, tidak melakukan pendakian dan tidak beraktivitas di dalam zona prakiraan bahaya yaitu radius 2,5 km dari puncak Kawah Dua (Kawah Utara) dan Kawah Utama (selatan) serta area perluasan sektoral dari Kawah Dua ke arah Barat Laut-Utara sejauh 4 km, dan dari kawah utama sejauh 3 km ke arah barat.

"Masyarakat di sekitar Gunung Karangetang dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu," tandasnya.
(shf)
Berita Terkait
Gempa Guguran Berkurang,...
Gempa Guguran Berkurang, Gunung Karangetang Tetap Berstatus Siaga
Aktivitas Meningkat,...
Aktivitas Meningkat, Status Gunung Karangetang Jadi Siaga
Suara Gemuruh Gunung...
Suara Gemuruh Gunung Karangetang Sering Terdengar, 2,5 Km dari Puncak Zona Bahaya
Berstatus Siaga, Gunung...
Berstatus Siaga, Gunung Karangetang Teramati Semburkan Asap Putih
Kawah Gunung Karangetang...
Kawah Gunung Karangetang Masih Mengepulkan Asap Putih
Asap Putih Mengepul...
Asap Putih Mengepul Setinggi 75 Meter Dari Kawah Gunung Karangetang
Berita Terkini
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
48 menit yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
2 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
2 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
3 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved