Keluarga Minta Tujuh Tersangka Rusuh Jayapura Dipulangkan

Rabu, 13 November 2019 - 07:58 WIB
Keluarga Minta Tujuh...
Keluarga Minta Tujuh Tersangka Rusuh Jayapura Dipulangkan
A A A
JAYAPURA - Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua bersama keluarga dari tujuh tahanan politik kasus demo rusuh di Jayapura akhir Agustus 2019, mempertanyakan pemindahan proses hukum ke Kalimantan Timur.

Koordinator Tim yang juga Ketua LBH Papua Imanuel Gobay mengatakan, seharusnya proses hukum ketujuh tersangka, berinisial BT, AG, AK, FK, SI, HH, dan IU, dilakukan di Papua. Jadi pengacara maupun keluarga korban bisa memantau proses hukum.

“Kepolisian terus melakukan tindakan yang tidak prosedural melalui pemindahan ketujuh tapol Papua dari rutan Polda Papua ke rutan Polda Kalimantan Timur," kata Imanuel.

Sementara anggota Koalisi, Gustav Kawer mempertanyakan sikap Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua dan Majelis Rakyat Papua yang tidak memberi respons. "Saat aksi rasisme itu mereka bersuara, namun setelah ada diskriminasi seperti ini mereka tidak ada,"ucapnya.

Anike Nohi, istri tersangka AK, meminta sang suami diproses hukum di Papua, sehingga keluarga bisa turut melihat proses hukum yang dijalani.

"Yang penting mereka dipulangkan, bila perlu jangan di Jayapura, tapi bisa di Biak, Sorong atau Manokwari. Kalau bisa, dipulangkan dalam waktu dekat," harapnya diamini keluarga tahanan lain.

Dirinya juga mempertanyakan sikap pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua dan MRP yang terkesan lepas tangan atas kasus itu. "Saya sedih kenapa pemerintah tidak pernah bicara masalah ini,"kata Enike.

Kepolisian telah menanggapi soal pemindahan para tersangka ke Polda Kaltim atas alasan keamanan dan tidak membuat gejolak baru di Papua.

"Pertimbangan keamanan, pada saat persidangan agar tidak terjadi kerusuhan lagi. kita menghindari adanya pro dan kontra selama proses hukum itu berjalan,"kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Asep Adi Saputra.
(wib)
Berita Terkait
Pendekatan Jokowi ke...
Pendekatan Jokowi ke Papua Harus Ditopang dengan Iklim Demokrasi
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
Bentrok di Sentani Masih...
Bentrok di Sentani Masih Berlanjut, Dua Kubu Lengkapi Sajam
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Penyelesaian Papua Harus...
Penyelesaian Papua Harus dengan Pendekatan Persuasif Bukan Kekuasaan
Kronologi Aksi Saling...
Kronologi Aksi Saling Serang Antar Suku di Kabupaten Jayawijaya Papua
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
1 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
1 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
2 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
2 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
2 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved