Ini Alasan BBN Kendaraan di Jakarta Naik 12,5 Persen

Selasa, 12 November 2019 - 21:05 WIB
Ini Alasan BBN Kendaraan...
Ini Alasan BBN Kendaraan di Jakarta Naik 12,5 Persen
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) Jakarta, Faisal Syafruddin mengatakan, alasan tarif Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN KB) di Jakarta naik menjadi 12,5 persen. Kata dia, kenaikkan untuk menyeragamkan pajak BBN KB di Jawa dan Bali agar tak ada distorsi kecemburuan antara pemilik kendaraan.

"Contoh di DKI masih 10%, sedangkan di Tangerang sudah 12,5% persen. Nanti orang-orang Tangerang beli mobilnya di Jakarta," ujar Faisal kepada wartawan, Selasa (12/11/2019). (Baca juga: Pemprov DKI Naikkan Biaya BBNKB Sebesar 12,5% )

Kedua, kata dia, kenaikan itu dilakukan untuk mengurangi angka kemacetan yang ada di Jakarta. Adapun kenaikan BBN KB 12,5 persen dari yang sebelumnya 10 persen bakal diterapkan pada tanggal 11 Desember 2019.

"Selain itu juga untuk mengatur regulasi yang beredar di Jakarta agar Jakarta tidak macet," katanya.

Menurutnya, hingga kini, BPRD DKI Jakarta baru berhasil mengumpulkan pajak sebesar 84 persen dari target penerimaan pajak tahun 2019 Rp8,8 triliun. Sedangkan, target penerimaan pajak untuk BBN KB tahun 2019 sebesar Rp5,650 triliun.

"Jadi kita kurang 16 persen lagi, kekurangan itu kurang lebih Rp2,1 triliun. Kita akan menyisir kekurangan itu," terangnya.

Dia menjelaskan, salah satu upaya penagihan pada para penunggak pajak yang tidak kooperatif melalui door to door atau mendatangi rumah pemilik kendaraan bermotor. Itu dilakukan pada penunggak pajak yang tak mengindahkan peringatan dari BPRD DKI.

"Kita lakukan door to door, penagihan ke salah satu lokasi yang kita sudah berikan surat peringatan, imbauan, dan sebagainya. Tapi, mereka belum melunasi pajak kendaraannya," paparnya.

Pihaknya, kata dia, tak segan menyita aset kendaraan para pemilik kendaraan bermotor jika tak kooperatif dalam pembayaran pajak. Sejauh ini, ada sekitar 1.500 pemilik unit mobil mewah yang menunggak membayar pajak kendaraan mereka tahun ini.

Menurutnya, mereka kemungkinan menunggak pajak karena pemiliknya terlalu sibuk dengan pekerjaannya, atau bisa juga karena hendak menghindari bayar pajak yang mahal. Adapun kendaraan yang dimaksud mewah itu yang harganya lebih dari Rp1 miliar.

"Misal mobilnya Ferrari, Lamborgini, bisa Rp100 jutaan (pajaknya). Memang kita menyisir mobil-mobil eksklusif, rata-rata pajaknya Rp100 jutaan," jelasnya.

Dia menambahkan, para penunggak pajak itu berasal dari berbagai kalangan, ada yang dari kalangan artis hingga pejabat. Namun, dia tak merincinya secara mendetil, pihaknya hanya meminta pada pemilik mobil yang menunggak pajak, khususnya mobil mewah segera membayar pajaknya.

Jika tidak, BPRD DKI bersama Polda Metro Jaya bakal mendatangi rumah mereka melalui door to door. Kegiatan itu dilakukan agar target penerimaan pajak tahun ini yang masih kurang Rp2,1 T terpenuhi.

"Ada artis, tapi ada yang sudah bayar, pejabat juga. Jadi memang sekarang kita sedang lakukan door to door ke yang memiliki kendaraan mewah, tapi belum bayar (pajak)," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Pemprov Jatim Beri Diskon...
Pemprov Jatim Beri Diskon Pemutihan Pajak Kendaraan
Pemprov DKI Berikan...
Pemprov DKI Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor dan Hapus Sanksi
Asik, DKI Jakarta Diskon...
Asik, DKI Jakarta Diskon Pokok Pajak dan Pemutihan Sanksi Denda PKB
Pemprov Jakarta Bebaskan...
Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya
Dongkrak PAD 2022, Pemprov...
Dongkrak PAD 2022, Pemprov Jawa Barat Sasar Pajak Motor Bekas
Pandemi Covid-19, Pendapatan...
Pandemi Covid-19, Pendapatan Tertinggi DKI dari Pajak Kendaraan Bermotor
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
10 menit yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
32 menit yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
47 menit yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
50 menit yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
1 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved