Tertibkan PKL, Pemprov DKI Tata Kota Tua sebagai Etalase Wisata Jakarta

Selasa, 12 November 2019 - 23:09 WIB
Tertibkan PKL, Pemprov...
Tertibkan PKL, Pemprov DKI Tata Kota Tua sebagai Etalase Wisata Jakarta
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI bakal menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL ) sebagai langkah awal untuk menata kawasan Kota Tua menjadi etalase wisata Jakarta. PKL akan ditempatkan di Jalan Cengkeh dan gedung sekitar Kota Tua.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, DKI Jakarta, Alberto Ali, mengatakan, konsep penataan wisata Kota Tua harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan moda transportasi. Sehingga, wisata Kota Tua memiliki daya tarik tersendiri. Namun, hal yang perlu dilakukan saat ini adalah menertibkan PKL dan menjaganya.

"Tahun depan kita tertibkan PKL terlebih dahulu. Kita tempatkan di Jalan Cengkeh dan gedung sekitar kawasan Kota Tua," ujar Alberto Ali di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019). (Baca juga: Kian Semrawut, PKL Penuhi Kawasan Kota Tua)

Alberto menjelaskan, PKL itu merupakan salah satu pendongkrak ekonomi dan pariwisata. Artinya, dalam penataan PKL pihaknya tentu akan memperhatikan aspek-aspek pendukung ekonomi dan pariwisata. Sehingga, keberadaan PKL tidak mengotori pariwisata Kota Tua seperti yang terjadi saat ini.

Alberto mengakui bahwa penataan PKL Kota Tua sudah dilakukan berulang kali dan hingga kini belum terselesaikan. Dia optimistis dengan konsep pendekatan penataan PKL ke depan Kota Tua akan lebih rapih dan nyaman.

"Kita akan perketat pengawasan. Ke depannya kami sedang bahas untuk pemagaran. Kami yakin wisatawan akan bertambah di sana," pungkasnya. (Baca juga: Festival Kopi Nusantara di Kota Tua Kembangkan Wisata Nasional)
Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kebudayaan Seksi Cagar Budaya, Karnedi, mengatakan, Kota Tua dan Kepulaun Seribu merupakan program strategis nasional yang menjadi prioritas dalam pembangunan Jakarta. "Kami sangat serius menangani Kota Tua," tegasnya.

Karnedi menjelaskan, untuk mengembangkan destinasi Kota Tua terbagi tiga bagian, yaitu revitalisasi, promosi, dan event. Untuk revitalisasi masing-masing unit pengelola memiliki konsep tersendiri dan saling terintegrasi. Misalnya, Unit Pengelola Kawasan Kota Tua yang merevitalisasi dengan anggaranya sendiri.

Begitu juga dengan Unit Pengelola Museum. Kemudian promosi. Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata melakukan promosi destinasi Kota Tua, baik di dalam ataupun luar negeri.

"Ketiga yakni dengan melakukan berbagai event. Berbagai event di Fatahillah dan museum rutin dilakukan. Minggu sore ini ada pagelaran Fatahillah yang bercerita sejarah Fatahillah. Oktober festival museum International," pungkasnya.

(thm)
Berita Terkait
Wajah Baru Kota Tua,...
Wajah Baru Kota Tua, Semakin Cantik Setelah Direvitalisasi
Selain Kota Tua, 3 Lokasi...
Selain Kota Tua, 3 Lokasi Ini Bakal Jadi Kawasan Zona Rendah Emisi di Jakarta
Dukung Program Revitalisasi,...
Dukung Program Revitalisasi, Wagub DKI Sambangi Kota Tua
Besok, Ini Jalan-jalan...
Besok, Ini Jalan-jalan di Kota Tua Jakbar yang Terapkan Kawasan Rendah Emisi
Bertahan 2 Tahun, Parkir...
Bertahan 2 Tahun, Parkir Meter Kota Tua Tak Lagi Digunakan
Jalan di Kota Tua yang...
Jalan di Kota Tua yang Terapkan Kawasan Rendah Emisi
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
1 jam yang lalu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
2 jam yang lalu
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
2 jam yang lalu
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
5 jam yang lalu
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
5 jam yang lalu
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
5 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved