Pendamping Anak Pemulung Meninggal Surati Pemerintah dan Tuntut Dinsos-BPJS

Kamis, 07 November 2019 - 11:40 WIB
Pendamping Anak Pemulung...
Pendamping Anak Pemulung Meninggal Surati Pemerintah dan Tuntut Dinsos-BPJS
A A A
MEDAN - Yayasan Pemulung Sejahtera yang menjadi pendamping keluarga almarhum Yosua Nicholas Situmeang (10), anak seorang pemulung yang meninggal karena lamban mendapatkan pelayanan kesehatan, mengirimkan surat kepada pemerintah pusat agar kasus yang dialami Yosua dituntaskan. Sehingga, ke depannya tidak terjadi lagi kasus anak orang miskin tidak mendapatkan pelayanana kesehatan.

Ketua Yayasan Pemulung Sejarahtera Uba Pasaribu mengatakan, hak-hak orang miskin dan difabel harus diberikan dan dijamin oleh negara. Seharusnya, kata dia, tidak terjadi rakyat tidak mampu dan difabel tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. "Hak orang miskin dan difabel mendapatkan pelayanan kesehatan diatur dalam konsitusi. Jangan dihalangi hak mereka, kami sebagai pendamping selalu kesulitan mengurusi birokrasi orang miskin yang sakit untuk berobat, birokrasi berbelit-belit seperi membentur tembok," ujar Uba Pasaribu.

Selain menyurati pemerintah pusat, lanjut Uba Pasaribu, pihaknya akan menuntut Dinsos Deliserdang dan BPJS kesehatan yang dinilai lamban mengurusi Yosia hingga korban meninggal. Sementara Yahludin Situmeang, orangtua almarhum Yosua Situmeang, mendesak Dinsos Deliserdang dan BPJS kesehatan segera mengurus kartu BPJS kesehatan untuk keluarganya. Menurut Yahludin Situmeang, pihak terkait harus jujur dan transparan apa masalah yang terjadi.

Diberitakan sebelumnya, Yosua Nicholas Situmeang (10) anak seorang pemulung tinggal di bantaran rel kereta api Jalan Bersama Ujung Desa Mulio Rejo, Deliserdang, Sumut, yang menderita sakit pernapasan dan disabilitas tidak mendapatkan perawatan kesehatan hingga meninggal dunia. Korban tidak punya kartu BPJS kesehatan, padahal keluarganya telah mengurus layanan BPJS selama 8 bulan. Namun, selama itu kartu BPJS tak kunjung keluar dan selesai.
(zil)
Berita Terkait
Usai Dirapid Test, 250...
Usai Dirapid Test, 250 Warga Kota Medan Dapat Bantuan Sembako
Tinggal di Rumah Bedeng,...
Tinggal di Rumah Bedeng, Warga Kota Tegal Ini Belum Terima Bantuan
Dapat Bantuan Sembako,...
Dapat Bantuan Sembako, Warga Durin Tonggal: Perindo yang Pertama
PT Efarina Etaham Bantu...
PT Efarina Etaham Bantu Biaya Perawatan Bayi Kembar Warga Simalungun
Sedih! Warga Antre BLT...
Sedih! Warga Antre BLT BBM, Kakek Miskin di Jombang Tak Dapat Bantuan
Cerita Penjaga Makam...
Cerita Penjaga Makam di Kendal yang Tak Mendapat Bantuan Pemerintah
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
10 jam yang lalu
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
13 jam yang lalu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
14 jam yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
14 jam yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
15 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
15 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved