Anies: Kalau Ada Masalah E-Budgeting Diperbaiki Bukan Diramaikan

Senin, 04 November 2019 - 10:18 WIB
Anies: Kalau Ada Masalah...
Anies: Kalau Ada Masalah E-Budgeting Diperbaiki Bukan Diramaikan
A A A
JAKARTA - Langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memperbaharui sistem penganggaran digital (e-budgeting ) era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mendapat apresiasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Anies mengatakan, tujuan pembaharuan agar sistem bisa lebih maksimal dalam bekerja."Terima kasih saya kepada KPK, spiritnya memang membuat penganggaran itu transparan. Kemudian kita bisa mengendalikan perilaku orang," kata Anies di Jakarta, Senin (4/11/2019).

Mantan Mendikbud itu menuturkan, tujuan sebuah sistem dibangun itu untuk memaksa agar semua pengguna mengikuti apa yang telah diatur. Dalam sebuah organisasi, beragam perilaku manusia tidak dapat ditentukan. (Baca: Anggaran Dinilai Janggal, Anies Perbaiki Sistem E-Budgeting Warisan Ahok)

"Di sebuah organisasi selalu ada yang rajin, kurang rajin, tidak rajin. Ada yang jujur, kurang jujur, tidak jujur. Sistem yang dibuat itu harus berfungsi menaklukan semua, sehingga harus rajin, harus jujur," tuturnya.

Namun, lanjut Anies, jika sistem hanya berfungsi untuk individu yang berperilaku baik, maka hal serupa (polemik anggaran DKI 2020) bakal terulang kembali. Maka dari itu, pembaruan sistem penganggaran digital perlu dilakukan.

"Tapi kalau sistem itu hanya berfungsi jika hanya penggunanya jujur, jika penggunanya rajin, maka akan kecolongan terus. Karena itulah yang kita lakukan adalah melakukan perbaikan agar kita bisa memastikan tidak ada penyimpangan lagi. Seperti sekarang kalau ada penyimpangan, seperti anggaran yang lucu-lucu itu, tidak bisa dibedakan, ini adalah kemalasan, ini adalah keteledoran atau ini adalah titipan, enggak bisa dibedakan tuh, kenapa? Ya karena sistemnya bebas," tuturnya.

Jika nantinya sistem tersebut sudah diperbaharui, maka Pemprov DKI Jakarta, bakal langsung mengetahuinya. Namun, Anies enggan berkomentar lebih jauh terkait hal tersebut. "Nanti lengkapnya saat kita luncurkan, dan kita mengetahui ini sejak tahun lalu, tapi ya itu tadi, kami ini di pemerintah, kalau ada masalah ya dikoreksi, perbaiki. Bukan diramaikan, Insya Allah segera beres," ucap Anies.
(whb)
Berita Terkait
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Walk Out saat Paripurna,...
Walk Out saat Paripurna, DPRD DKI Minta Anies Kembalikan Pokir
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
7 Aksi Anies Baswedan...
7 Aksi Anies Baswedan di Forum Internasional Tahun 2021
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
8 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
8 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
10 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved