Polemik Anggaran DKI 2020, Gerindra : Ada Yang Ingin Menyerang Anies

Minggu, 03 November 2019 - 06:41 WIB
Polemik Anggaran DKI...
Polemik Anggaran DKI 2020, Gerindra : Ada Yang Ingin Menyerang Anies
A A A
JAKARTA - Ada upaya segelintir fraksi di DPRD DKI yang ingin memecah konsentrasi Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI dalam menjalankan roda pemerintahan terkait anggaran DKI 2020. (Baca juga: Anggaran Dinilai Janggal, Anies Perbaiki Sistem E-Budgeting Warisan Ahok)

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Syarif mengatakan, terkait pengunduran diri dua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta membuktikan ada pihak-pihak tertentu yang berusaha menyerang Gubernur DKI Jakarta lewat cara tersebut.

"Justru Pak Anies mampu mengatasi lebih dari prediksi publik, Pak Anies mampu mengatasi itu. Menurut saya kan Pak Anies bilang di Youtube tanggal 23 Oktober, kemarin. Saya tujuh hari sebelum soal lem aibon dan lain-lain sudah menyisir, dan memotong anggaran itu, saya di dalam ruangan bersama jajaran, saya tidak perlu memperumit masalah, saya ingin menyelesaikan masalah kan begitu. Berarti Pak Anies mampu, ya kan," kata Syarif saat dikonfirmasi, Sabtu, 2 November 2019.

Menanggapi pengunduran diri dua Kepala SKPD tersebut, Kata Syarif itu suatu hal yang wajar dan membuktikan keduanya memiliki jiwa profesionalitas dalam bekerja, dimana jika sudah mengetahui adanya ketidakmampuan dalam menjalankan tugas dan fungsi, sudah seharusnya mengundurkan diri untuk digantikan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) lainnya. (Baca juga: DPRD Anggap Mundurnya Dua Pejabat DKI Hal Biasa)

"Menunjukkan kinerja yang tidak mampu bekerja kemudian mengundurkan diri. Yang saya ketahui ada rekam jejaknya. Mereka bermasalah, salah satu pemicunya itu (kelalaian input data). Bappeda kan punya tupoksi leading sector untuk menyusun KUA-PPAS perencanaan semua masing-masing SKPD. Ketika ada kejanggalan seperti itu baru terjadi polemik, yang diminta pertanggung jawaban tentu yang punya kewenangan itu, ya Pak Hendra," ujar Syarif.

Prahara anggaran DKI 2020 yang menjadi sorotan public, kata dia, bukanlah suatu permasalahan yang mesti dibesar-besarkan, sebab KUA- PPAS merupakan mekanisme awal dalam menentukan anggaran DKI menjadi RAPBD .

Jika ada temuan dana yang tidak masuk akal, maka itu tugas dari anggota dewan untuk bersama-sama mencarikan solusi, bukan membukanya di media sosial seolah ada permainan di dalam rancangan anggaran DKI 2020.

"Nanti kita tunggu, katanya Pak Anies kan ada Tim Ad Hoc, akan melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap dua pejabat itu, kita tunggu saja, apakah nanti terkait dengan kelalaian penganggaran atau tidak, kita tunggu Tim Ad Hoc bekerja. Cuma sayang, tim Ad Hoc setelah disurati, mau diperiksa jam 10 lalu jam 2 pengunduran diri," katanya.
(cip)
Berita Terkait
Protes Pengesahan P2APBD,...
Protes Pengesahan P2APBD, F-PAN DPRD DKI: Harus Transparansi
Perda P2APBD DKI Jakarta...
Perda P2APBD DKI Jakarta 2019 Disahkan, Anies Berpantun
Sudah Telat 3 Bulan,...
Sudah Telat 3 Bulan, DPRD Minta Pemprov DKI Segera Serahkan RAPBD 2021
KUA-PPAS DKI 2022 Sebesar...
KUA-PPAS DKI 2022 Sebesar Rp84 Triliun Disahkan, Anies: Naik 6,25% dari APBD Perubahan 2021
APBD 2023 DKI Jakarta...
APBD 2023 DKI Jakarta Ditarget Rampung Akhir November
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Berita Terkini
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
22 menit yang lalu
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
31 menit yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
45 menit yang lalu
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
1 jam yang lalu
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Hapus Sanksi Administratif PKB dan BBNKB
1 jam yang lalu
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
2 jam yang lalu
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved