Remaja 15 Tahun Jadi Otak Perampokan di Jombang

Senin, 14 Oktober 2019 - 12:37 WIB
Remaja 15 Tahun Jadi...
Remaja 15 Tahun Jadi Otak Perampokan di Jombang
A A A
JOMBANG - Remaja berusia 15 tahun berinisial AMI, menjadi kepala komplotan perampok sadis yang kerap beraksi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. AMI bersama kedua rekannya M Syaifudin Zuhri, (24), dan M Dwi Zainudin, (18), saat beraksi biasa menggunakan senjata tajam dan tak segan melukai korbannya.

Kapolsek Peterongan AKP Sugianto mengatakan, komplotan bandit jalanan ini ditangkap pada Minggu 13 Oktober 2019 pukul 16.00 WIB. Mereka diringkus setelah polisi menerima laporan dari salah satu korban, Kelvin Putra Pradana, (19), asal Desa Tanjunggunung, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

"Sebelumnya, ketiga pelaku hendak merampas telepon selular korban. Namun, aksinya gagal, sehingga pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban hingga mengalami luka-luka," ujar Sugianto dalam keterangan tertulis yang diterima SINDONews, Senin (14/10/2019).

Aksi perampokan hingga berujung penganiayaan itu bermula pada Sabtu 12 Oktober 2019 malam. Ketika itu, pukul 22.00 WIB, ketiga pelaku menggelar pesta miras di Dusun Sentulan, Desa Bongkot, Kecamatan Peterongan. Sejam kemudian, mereka lantas pergi ke Jalan Raya Jembatan Kembar, Desa Tanjunggunung.

Saat di lokasi, ketiga pelaku melihat Kelvin sedang nongkrong. Mereka pun lantas menghampiri Kelvin. Dengan membawa sebilah pedang dan roti kalung (harnekel) AMI lantas meminta ponsel Kelvin. Namun, pemuda itu berhasil menyembunyikan ponsel tersebut. Kesal karena keinginannya tak terpenuhi, AMI dan dua rekannya lantas menghajar Kelvin.

"Setelah melakukan penganiayaan, ketiga pelaku langsung pergi. Sedangkan korban dibawa oleh temannya untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, korban langsung melapor ke Mapolsek Peterongan," imbuh Sugianto.

Bermodal laporan Kelvin, Unit Reskrim Polsek Peterongan langsung melakukan pencarian. Hanya dalam hitungan jam, polisi akhirnya berhasil membekuk ketiga pelaku. AMI dan dua komplotannya ditangkap petugas di rumah masing-masing.

"Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan pedang sepanjang 70 cm, satu buah roti kalung serta dua unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat melakukan penganiayaan," terangnya.

Akibat perbuatannya, AMI dan komplotannya langsung dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Peterongan. Mereka dijerat dengan pasal 365 KUHP ayat 1 ke 1 tentang Pencurian disertai Kekerasan juncto pasal 53 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.
(wib)
Berita Terkait
Trik Melepas Kangen...
Trik Melepas Kangen Saat Pandemi Virus Corona
Puluhan Remaja Diduga...
Puluhan Remaja Diduga Pelaku Tawuran Diangkut ke Polres Batubara
Kenakalan Remaja Sudah...
Kenakalan Remaja Sudah Memprihatinkan, Akademisi: Perlu Peran Bersama Mengatasinya
Belasan Anggota Geng...
Belasan Anggota Geng Motor 234 SC dan Budak Bandal Diangkut Polisi
Remaja Putri Disetubuhi...
Remaja Putri Disetubuhi Bergilir di Rumah Kos oleh Kenalan FB
Ngeri, Diancam Akan...
Ngeri, Diancam Akan Dibakar, Bocah Ini Dipaksa Rekam Video Syur Kakaknya
Berita Terkini
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
23 menit yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
8 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
8 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
9 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
10 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved