Morowali Persembahkan Tarian Luminda di Karnaval Budaya Indonesiana II

Jum'at, 11 Oktober 2019 - 14:40 WIB
Morowali Persembahkan...
Morowali Persembahkan Tarian Luminda di Karnaval Budaya Indonesiana II
A A A
BUOL - Menyukseskan dan menyemarakkan gelar Budaya Indonesiana II tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, kontingen Morowali mempersembahkan tarian ndengu-ndengu dan tarian luminda, Selasa (8/10/19).

Selain diikuti kabupaten/kota se-Sulteng, karnaval budaya juga dimeriahkan peserta dari Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Provinsi Sulawesi Utara, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo, serta peserta dari Kecamatan, SD, SMP, SLTA, se-Kabupaten Buol.

Dilepas Wakil Bupati Buol, H. Abdullah Batalipu, peserta pawai Karnaval Budaya mengambil star dari Pelabuhan Leok menuju alun-alun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Buol.

Mengendarai mobil tronton yang dihias dengan ornamen khas kebudayaan Bungku, kontingen peserta budaya Kabupaten Morowali yang dipimpin Kepala Bidang Budaya, Nuryazila Ahmad mempersembahkan alat musik tradisional ndengu-ndengu dan tarian Luminda.

Tarian Luminda dimainkan oleh siswa Madrasah Aliyah Al-Khairaat Wosu, dan SMK Negeri I Bungku Barat dari sanggar Tari Bumi Maleo Morowali dengan Penata Tari Abdul Mukim. Sedangkan ndengu-ndengu dipersembahkan dari tari kreasi mompela fula yang dimainkan oleh SMA Negeri I Bungku dengan penata tari Nurfalah Ahmad.

Di atas mobil, ndengu-ndengu menggambarkan suatu pondok yang terbuat dari bambu yang tingginya antara 12 sampai 15 meter. Pondok tersebut akan terdengar dan terlihat fungsinya ketika menjelang sahur dan menjelang waktu sholat subuh.

Ketika menjelang sahur dan menjelang waktu sholat subuh masyarakat yang rumahnya berada didaerah ndengu-ndengu tersebut akan naik keatas pondok dan membunyikan alat-alat musik tradisional yang mereka buat dengan kreasi sendiri. Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan diri makan sahur dan sholat subuh.

Ndengu-ndengu mempunyai ciri khas tersendiri yang dimana alunan nada yang digunakan itu unik, jika kita mendengarnya akan mengetahui bahwa musik tersebut adalah musik ndengu-ndengu.

Pengaruh nilai-nilai budaya ndengu-ndengu dapat kita lihat dalam segi pembangunan religi atau keagamaan. Adanya ndengu-ndengu dibulan suci ramadhan, orang makan sahur dan sholat subuh tepat pada waktunya.

Sedangkan tarian luminda adalah Tari tradisional Suku Bungku yang ditarikan pada saat pesta rakyat atau hiburan dilingkungan keluarga istana. Kata ‘’Luminda’’ berasal dari bahasa bungku, lumi ; halus atas perlahan-lahan dan mepinda ; menginjakkan kaki atau bergerak. Sehingga secara etimologis, tari luminda diartikan sebagai gerakan tarian yang indah secara halus dan perlahan-lahan.

Asal-muasal tari Luminda pada hakekatnya merupakan sebuah akulturasi budaya antara Kerajaan Buton dan Kerajaan Bungku. Terdapat empat gerak dasar dalam tari luminda yaitu Tumadeako Samba (pola berbanjar atau saling berhadap-hadapan), Palampa dan Losa-losa sebagi gerak melingkar, dan Tumadentina (Mompangifi ) merupakan gabungan antara pola berbanjar dan melingkar.
(akn)
Berita Terkait
Korem 132/Tadulako Hadir...
Korem 132/Tadulako Hadir di Kabupaten Morowali
Pemerintah Kabupaten...
Pemerintah Kabupaten Morowali Terima Penghargaan dari BPS RI
Gempa Dangkal Magnitudo...
Gempa Dangkal Magnitudo 4,8 Guncang Morowali
DPRD Morowali Setujui...
DPRD Morowali Setujui Perubahan Propemperda Tahun 2019
Ketua DPRD Kabupaten...
Ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara: Kondisi Sudah Kondusif, Aman dan Terkendali
Investasikan Rp20 Triliun,...
Investasikan Rp20 Triliun, KESM Bersama SPSI Bangun Pelabuhan di Morowali
Berita Terkini
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
11 menit yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
24 menit yang lalu
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
2 jam yang lalu
Generasi Muda NTB Didorong...
Generasi Muda NTB Didorong Jadi Agen Perubahan melalui Inovasi
2 jam yang lalu
Jakarta Fair 2026 Ditutup,...
Jakarta Fair 2026 Ditutup, Pecahkan Rekor Transaksi Rp8,6 Triliun
3 jam yang lalu
Ini Motif Pelaku Kirim...
Ini Motif Pelaku Kirim Ancaman Bom ke SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved