Jakarta Butuh Banyak Ruang Terbuka Hijau, Ini Solusi dari Pengamat

Selasa, 08 Oktober 2019 - 09:20 WIB
Jakarta Butuh Banyak...
Jakarta Butuh Banyak Ruang Terbuka Hijau, Ini Solusi dari Pengamat
A A A
JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memanfaatkan sebagain lahan dari pemerintah pusat untuk dijadikan ruang terbuka hijau (RTH) , jika pemindahan Ibu Kota negara jadi ke Kalimantan Timur. Langkah Pemprov DKI tersebut mendapat apresiasi dari pengamat tata kota Yayat Supriatna.

Menurut Yayat, sudah seharusnya DKI memiliki ruang terbuka hijau yang luas, mengingat populasi penduduk Jakarta semakin bertambah banyak. DKI bisa memulainya dari aset sendiri.

"Mulai dengan aset milik Pemprov DKI, seperti koridor di tepian sungai, bantaran sungai, itukan aset juga. Misalnya di Waduk Pluit, Ancol, jadi bisa mendukung konsep Taman Maju Bersama dan itu harus segera direalisasikan," ucap Yayat saat dihubungi SINDOnews. (Baca juga: Targetkan Bangun 10 Taman Baru, Pemprov DKI Kesulitan Lahan)

Yayat optimistis jika Pemprov DKI serius untuk menambah RTH, maka dampak positif akan dirasakan warga yang bermukim di sekitaran bantaran sungai. Hal itu akan selaras dengan tagline dari Pemprov DKI dimana ingin menjadikan Jakarta sebagai kota yang maju dan membahagiakan warganya.

"Harus ada grand design, bagaimana cara menambah, di mana saja. Konsep naturalisasi sungai besutan Pemprov DKI itukan salah satu cara menambah RTH juga," ucapnya.

Namun, untuk merealisasikan hal tersebut, Yayat tak yakin jika Pemprov DKI harus terlebih dahulu membeli tanah milik warga atau swasta. Hal itu pasti banyak mendapat penolakan, karena tidak menguntungkan secara ekonomi.

"Pemilik tanah pun pasti pikir-pikir, dari pada buat RTH lebih baik buat restoran. Kecuali pemerintah memberikan insentif," paparnya. (Baca juga: DKI Akan Libatkan Masyarakat dalam Pembangunan Taman Maju Bersama)

Yayat berpendapat, untuk membuat RTH bagi warga Jakarta, Pemprov DKI harus berani mengambil keputusan tegas. Sebab fasilitas umum dan ruang terbuka bagi masyarakat sangat dibutuhkan keberadaannya.

"RTH itu penting. Kita lihat apakah Pemprov akan secepatnya membangun RTH tanpa harus menunggu Ibu Kota pindah. Apalagi jika ada dana dari swadaya masyarakat yang sudah sangat membutuhkan, itu baru keren," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Besok, 16 Taman di Jakarta...
Besok, 16 Taman di Jakarta Dibuka untuk Umum
Agar Tak Jadi Tempat...
Agar Tak Jadi Tempat Mesum, Pemprov DKI Dirikan Posko di RTH Tubagus Angke
Tambah RTH, Pemprov...
Tambah RTH, Pemprov DKI Akan Buat Taman di 3 Wilayah
Pemprov DKI Dirikan...
Pemprov DKI Dirikan Posko Keamanan di RTH Tubagus Angke agar Tak Jadi Tempat Mesum
Bukan Untuk Tangani...
Bukan Untuk Tangani Covid-19, DPRD DKI Soroti Anggaran Pengadaan RTH
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Izinkan Warga untuk Berolahraga di Ruang Terbuka
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
53 menit yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
5 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
5 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
6 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
6 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
6 jam yang lalu
Infografis
Mengejutkan! Warga Negara...
Mengejutkan! Warga Negara NATO Ini Banyak Ikut Perang Bela Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved