Puncak Papua Kembali Kondusif Pascarentetan Kasus Penembakan

Minggu, 06 Oktober 2019 - 11:18 WIB
Puncak Papua Kembali...
Puncak Papua Kembali Kondusif Pascarentetan Kasus Penembakan
A A A
ILAGA - Kondisi keamanan di Kabupaten Puncak, Papua sudah normal kembali pascarentetan kasus penembakan yang membuat sebagian warga terpaksa harus mengungsi.

Suasana yang kondusif ini dibuktikan dengan makan bersama atau acara bakar batu khas masyarakat lokal setempat. Acara untuk sebuah prosesi perdamaian ala masyarakat di pegunungan Tengah Papua ini digelar masyarakat nusantara, masyarakat asli Puncak, TNI/Polri, kepala suku, dan toko gereja di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Sabtu 5 Oktober 2019.

Dari informasi di lapangan, kondisi di Kabupaten Puncak sejak Kamis 3 Oktober sudah berangsur angsur kondusif. Aktivitas ekonomi seperti jual/beli di Pasar Ilaga sudah mulai berlangsung kembali.
Puncak Papua Kembali Kondusif Pascarentetan Kasus Penembakan

Sejumlah kios milik masyarakat pendatang juga sudah mulai buka kembali seperti biasa tanpa rasa takut. Bahkan penerbangan di Bandara Aminggaru Ilaga dalam sehari bisa melayani 10 hingga 20 penerbangan pesawat terbang. Para tukang ojek juga sudah beraktivitas seperti biasa.

Kepala Suku Besar Ilaga, Hosea Wonda mewakili masyarakat besar Puncak di sela acara Bakar Batu menjamin keamanan bagi masyarakat nusantara yang ada di Ilaga untuk beraktifitas seperti biasanya tanpa rasa takut.

Wonda meminta kepada mereka yang sudah terlanjur mengungsi agar segera kembali ke Ilaga untuk melaksanakan aktifitas seperti biasa.

“Masyarakat nusantara, PNS, guru, saya minta agar kembali ke Ilaga. Kami menjamin keamanan kalian,” tuturnya.

Sementara itu bupati Kabupaten Puncak Willem Wandik mengatakan, seusai makan bersama dengan masyarakat ada beberapa hal yang ada beberapa hal yang di sampaikan.
Di antaranya yakni kesepakatan mengakhiri kontak senjata di Ilaga. Karena dampak dari kontak senjata membuat trauma kepada masyarakat sipil serta aktivitas pembangunan di ilaga tidak berjalan dengan baik.

Bupati menyatakan, TPM-OPM melalui pimpinannya Lekagak Telenggen sudah menyatakan tidak akan berperang lagi di Ilaga.

“Bahkan masyarakat di Distrik Ilaga Utara tempat lokasi sejumlah rentetan peristiwa penembakan ternyata dengan acara makan bersama ini semua warga sudah menyatakan kembali ke tempat tinggalnya. Hal itu ditandai dengan mereka membawa bendera merah putih secara bersama sama,” tuturnya.

Willem Wandik mendorong pendekatan yang di gunakan untuk membangun Papua adalah pendekatan hati. “Buat dialog dengan demikian masyarakat Papua berasa bagian dari republik ini. Dan mereka akan menerima negara ada di tengah mereka ketimbang menggunakan pendekatan militer,” katanya.
(shf)
Berita Terkait
Teroris KKB Papua Bakar...
Teroris KKB Papua Bakar Gedung SD, Rumah Guru dan Puskesmas
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
3 Jam Kontak Tembak,...
3 Jam Kontak Tembak, Pasukan TNI-Polri Akhirnya Kuasai Bandara Aminggaru Ilaga Papua
Kapolda Papua Instruksikan...
Kapolda Papua Instruksikan Buru dan Tindak OPM Pelaku Pembakaran di Ilaga
Pesawat di Bandara Ilaga...
Pesawat di Bandara Ilaga Papua Tengah Ditembaki KKB
Kepala Suku Jayawijaya...
Kepala Suku Jayawijaya Ajak Warga Tak Terprovokasi Agenda Politik Papua Merdeka
Berita Terkini
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
39 menit yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
1 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
3 jam yang lalu
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
13 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
15 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
15 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved