Terluka, Orangutan Tapanuli Masih Dikarantina di Batu Mbelin

Senin, 23 September 2019 - 15:46 WIB
Terluka, Orangutan Tapanuli...
Terluka, Orangutan Tapanuli Masih Dikarantina di Batu Mbelin
A A A
MEDAN - Seekor orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) ditemukan dalam kondisi terluka di Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Diduga merupakan korban konflik dengan masyarakat di sekitar kawasan lindung tersebut.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut, Hotmauli Sianturi mengatakan, orangutan jantan yang diperkirakan berusia sekitar 30 tahun itu, dievakuasi tim BBKSDA Sumut dari perkebunan warga di Desa Aek Batang Paya, Kecamatan Sipirok. Lokasi ini berbatasan dengan Kawasan Ekosistem Batangtoru.

"Kita evakuasi, satu orangutan. Sekarang lagi diobati," jelasnya kepada wartawan di Medan, Senin (23/9/2019).

Proses evakuasi itu berlangsung sejak Rabu (18/9/2019). Bermula dari laporan warga tentang keberadaan orangutan yang terluka. Seterusnya dibawa ke Pusat Karantina dan Rehabilitasi Orangutan di Batu Mbelin, Kabupaten Deliserdang.

"Ada beberapa luka di tubuh orangutan tersebut. Antara lain di bagian pelipis, dan di badan bagian belakang. Dugaan sementara, luka bersumber benda tajam," ungkapnya.

Kasus konflik orangutan Tapanuli dengan warga memang kerap terjadi, namun belum pernah seperti ini. Pemicunya karena sekarang sedang musim petai, musim durian, dan orangutan banyak menongkrongi pohon-pohon milik petani setempat.

"Konflik selama ini ada saja. Cuma bisa kita halau, usir masuk lagi ke dalam hutan. Ini masalahnya lagi musim buah di sana. Makan durian, makan petai. Sudah cukup banyak yang turun ke kebun. Sudah cukup banyak durian yang dimakan memang," terang Hotmauli.

Sebenarnya, kata Hormauli, dalam dua bulan terakhir ada petugas BBKSDA yang memonitor pergerakan orangutan di seputaran Batangtoru, karena sedang musim buah. itu Hal ini untuk mengantisipasi konflik warga dengan orangutan, namun personel terbatas, dan areal demikian luas, sehingga tidak semua lokasi terjangkau.
(rhs)
Berita Terkait
Kehati dan OIC Gelar...
Kehati dan OIC Gelar Road Show Kampanye Peduli Orangutan Tapanuli
Kampanye Peduli Orangutan...
Kampanye Peduli Orangutan Tapanuli
Kampus UGM Jadi Tuan...
Kampus UGM Jadi Tuan Rumah Kampanye Orangutan Tapanuli
Para Ahli Perlu Dilibatkan...
Para Ahli Perlu Dilibatkan untuk Memberikan Pemahaman Mengenai Orangutan Tapanuli
Fakta-fakta Spesies...
Fakta-fakta Spesies Orangutan Tapanuli yang Mendekati Kepunahan
Tersisa 800 Ekor, Spesies...
Tersisa 800 Ekor, Spesies Orangutan Tapanuli Mendekati Kepunahan
Berita Terkini
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
21 menit yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
1 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
1 jam yang lalu
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
10 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
10 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved