Panglima TNI Resmikan Monumen Pesawat Terbang di UNS

Jum'at, 20 September 2019 - 19:26 WIB
Panglima TNI Resmikan...
Panglima TNI Resmikan Monumen Pesawat Terbang di UNS
A A A
SOLO - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meresmikan Monumen Pesawat Terbang di Danau Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah, Jumat, (20/9/2019). Monumen pesawat terbang tersebut adalah Pesawat AS–202 Bravo LM–2017 yang merupakan pesawat latih mula.

Peresmian monumen pesawat terbang sebagai rangkaian acara setelah Hadi Tjahjanto menerima gelar Doktor Kehormatan atau Honoris Causa (HC) dalam bidang Manajemen Sumber Daya Manusia Dari UNS. Dalam peresmian, turut hadir Rektor UNS, Profesor Jamal Wiwoho, Ketua Senat UNS, jajaran Wakil Rektor dan anggota Senat UNS, Perwira Tinggi TNI Angkatan Udara, Panglima Daerah Militer Diponegoro, Kapolda Jawa Tengah, siswa SMA Pradita Dirgantara dan civitas akademika UNS.

Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho mengatakan, monumen pesawat latih di kampus UNS diyakini dapat menjadi ikon untuk memotivasi mahasiswa sebagai generasi muda untuk menjadi ksatria pengawal dirgantara. Sekaligus menjadi wahana edukasi masyarakat Solo dan sekitarnya.

“Selain itu, hadirnya monumen pesawat akan menambah kecintaan masyarakat Solo dan sekitarnya kepada TNI Angkatan Udara dan kedirgantaraan nasional,” ujar Jamal Wiwoho.

Selain Pesawat AS 202 BRAVO LM 2017, UNS juga menerima bantuan berupa Mesin Pesawat AE10 360 BIF sebagai alat peraga Pendidikan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) UNS. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, pesawat latih mula Pesawat AS 202 BRAVO LM 2017, merupakan salah satu pesawat yang bersejarah.

Pesawat latih mula pernah digunakan oleh lulusan taruna maupun pendidikan taruna dinas pendek dari bintara Polri. Sebelum para taruna melanjutkan latih dasar dan selanjutnya memilih sesuai jurusannya, apakah pesawat tempur, pesawat angkut, atau pesawat helikopter.

“Pada saat itu Polri, TNI AL, TNI AD kekurangan pilot, sehingga pada awal tahun 1980 pesawat ini didatangkan dari Swiss ke Indonesia dan digunakan untuk latih mula,” ujar Hadi Tjahjanto.
(wib)
Berita Terkait
Pendaftaran Gelombang...
Pendaftaran Gelombang 2 Kelas Internasional UNS Dibuka, Ini Syaratnya
Diklatsar Menwa Maut,...
Diklatsar Menwa Maut, Polresta Surakarta Tangkap 2 Mahasiswa UNS Sebagai Tersangka
Buat Aplikasi Sastra...
Buat Aplikasi Sastra Healing, Mahasiswa UNS Raih Emas di YISF 2022
Dunia Bahasa Bawa Mahasiswa...
Dunia Bahasa Bawa Mahasiswa UNS Ini Meraih Segudang Prestasi
Sekolah Vokasi UNS Kembangkan...
Sekolah Vokasi UNS Kembangkan Kosmetik dari Ubi Ungu
UNS Buka 2 Fakultas...
UNS Buka 2 Fakultas Baru, Yuk Daftar
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
1 jam yang lalu
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
2 jam yang lalu
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
4 jam yang lalu
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
4 jam yang lalu
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
4 jam yang lalu
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved