Inilah Kriteria Bupati dan Wali Kota dalam Menghadapi Karhutla

Sabtu, 14 September 2019 - 16:43 WIB
Inilah Kriteria Bupati...
Inilah Kriteria Bupati dan Wali Kota dalam Menghadapi Karhutla
A A A
JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan ( karhutla ) di berbaagai wilayah Indonesia kian memprihatinkan. Selain ribuan warga terpapar penyakit ISPA, banyak sekolah diliburkan karena pekatnya kabut asap.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan laporan dari petugas di lapangan bahwa pejabat daerah kurang peduli dengan wilayahnya yang terdampak Karhutla.

Berikut kriteria bupati/wali kota dalam menghadapi musibah karhutla:
1. Sangat Peduli.
Kebakaran bisa dicegah, tidak ada lahan terbakar. Apabila terbakar bisa segera dipadamkan lebih awal. Pasukan Satgas Darat (TNI Polri, Manggala Agni, BPBD, relawan) sangat senang. Bila ada kegiatan pemadaman ikut serta bersama dengan anggota TNI Polri BPBD Manggala Agni dan relawan dan mau ikut pegang selang.

2. Peduli, Agak Peduli
Lumayan, anggota Satgas Gabungan merasa masih diperhatikan.

3. Tidak Peduli

Tidak pernah hadir dalam rapat. Kadang lupa menugaskan pejabat untuk mewakili, merasa kebakaran hutan dan lahan bukan tanggung jawabnya.

Padahal menurut Dirjen Gakkum KLHK yang akrab disapa Bapak Roy mengatakan, izin lingkungan untuk korporasi perkebunan dikeluarkan oleh bupati dan wali kota, dilanjutkan dengan fungsi pengawasan untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.

Bila terjadi Karhutla di lahan korporasi, langsung diberikan tindakan (cabut izin atau bekukan izinnya). Sejumlah anggota Satgas Darat gabungan yang bertugas di wilayahnya mempertanyakan, seakan-akan ada unsur pembiaraan.

Kalau Bupati dan wali kota mau turun langsung, pasti akan menggerakkan semua komponen daerah. Adapun kewenangan dan tanggung jawab pelayanan publik terhadap masyarakat dalam berbagai bidang ada pada bupati dan wali kota sebagaimana semangat otonomi daerah, termasuk camat dan kades.

Doni meminta seluruh elemen, termasuk pejabat-pejabat daerah hingga kadesm RT dan RW turut membantu bersinergi melakukan upaya pengendalian karhutla.

"Masalah Karhutla menjadi program prioritas karena selalu terjadi setiap tahun," jelas Doni saat konferensi pers di Gedung Graha BNPB Jakarta, Sabtu (14/9/2019).
(rhs)
Berita Terkait
Jambi Waspada Karhutla,...
Jambi Waspada Karhutla, BNPB: Terpantau 490 Titik Panas
Darurat Karhutla, Kepala...
Darurat Karhutla, Kepala BNPB: Jangan Sampai Kita Mengirim Asap ke Negara Tetangga
Bencana di Jatim Meningkat...
Bencana di Jatim Meningkat hingga 60 Persen, BNPB Soroti Kebakaran Hutan dan Lahan di 3 Gunung
Cegah Karhutla, BNPB...
Cegah Karhutla, BNPB Siagakan Puluhan Helikopter
6 Provinsi Rawan Karhutla,...
6 Provinsi Rawan Karhutla, BNPB Siapkan Tiga Skenario Penanganan
16 Orang Jadi Tersangka...
16 Orang Jadi Tersangka Kasus Karhutla di Riau
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved