Bali Dituding Tak Becus Berantas Penyakit Rabies

Jum'at, 13 September 2019 - 20:40 WIB
Bali Dituding Tak Becus...
Bali Dituding Tak Becus Berantas Penyakit Rabies
A A A
DENPASAR - Pemerintah pusat menilai Bali tidak becus memberantas kasus rabies atau anjing gila. Padahal sudah ratusan miliar dana dihabiskan untuk menangani kasus itu.

"Tahun ini diberi Rp18 miliar, tahun depan Rp20 miliar, berikutnya Rp25 miliar. Tapi progres enggak ada," kata Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita di Denpasar, Jumat (13/9/2019).

Dari tahun 2008 hingga sekarang atau hampir 11 tahun, uang yang dihabiskan negara untuk penanganan rabies di Bali tidak kurang dari Rp300 miliar. (Baca juga: Kementan Targetkan Bali Bebas dari Rabies dan Jembrana)

Diarmita menganggap anggaran itu tergolong besar hanya untuk satu penyakit saja. Tahun ini saja, pemerintah pusat merogoh dana Rp18 miliar untuk vaksinasi masal di daerah yang masuk pada zona merah rabies. Ditambah lagi Rp5 miliar dari APBD Provinsi Bali.

Dia meminta pemerintah di Bali segera menuntaskan kasus penyakit anjing gila ini. "Jangan sampai ada kesan penanggulangan rabies ini hanya dijadikan proyek. Malu rasanya," tegasnya.

Dia juga menekankan kasus rabies jangan sampai mengganggu image pariwisata Bali. "Saya ingin memberikan suatu legacy bagaimana pemerintah daerah bisa memberikan jaminan kepada wisatawan yang datang ke Bali terkait keamanan dirinya," tandasnya.

Menanggapi itu, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra mengatakan akan segera mengumpulkan kepala dinas peternakan di seluruh Bali.

"Dirjen Peternakan telah membuat catatan dan sudah saya dengarkan semuanya, karena itu saya tidak tambahkan sedikitpun,” katanya. (Baca juga: Rabies di Buleleng, Pemilik Anjing yang Menggigit Didenda 100 Kg-1 Ton Beras)
(shf)
Berita Terkait
Hari Rabies Sedunia...
Hari Rabies Sedunia 2021, Yuk Kenali Fakta Gangguan Kesehatan yang Disebut Penyakit Anjing Gila Ini
Wujudkan Program One...
Wujudkan Program One Health, Zero Death Melalui Edukasi dan Vaksinasi Rabies
BBVet Maros Buka Layanan...
BBVet Maros Buka Layanan Vaksinasi Rabies Gratis untuk Hewan
Pertahankan Jakarta...
Pertahankan Jakarta Bebas Rabies, 1.812 Hewan Telah Divaksinasi di Jakbar
Waspada! Jembrana Berstatus...
Waspada! Jembrana Berstatus KLB Rabies
Hewan Peliharaan Meningkat,...
Hewan Peliharaan Meningkat, Cimahi Kewalahan Siapkan Vaksin Rabies
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
4 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
4 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
5 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
11 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
11 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
13 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved