Pembangunan RTLH Nelayan di Pintadia Bolsel Sudah Dimulai

Kamis, 12 September 2019 - 17:34 WIB
Pembangunan RTLH Nelayan...
Pembangunan RTLH Nelayan di Pintadia Bolsel Sudah Dimulai
A A A
MANADO - Proyek pembangunan rumah tinggal layak huni (RTLH) khusus untuk para nelayan, tepatnya di Desa Pintadia, Kecamatan Bolaang Uki sudah mulai dibangun.

Wakil Bupati Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid memantau perkembangan proses pembangunan RTLH khusus nelayan ini. Beberapa sudah mulai berjalan, bahkan sudah ada beberapa unit hunian yang progresnya hampir rampung.

"Program RTLH untuk nelayan ini dari pemerintah pusat. Sengaja saya lakukan peninjauan untuk melihat secara langsung proses pembangunannya sudah sejauh mana," kata Deddy.

Dia menyampaikan, sebagaimana keterangan dari pihak pelaksana kegiatan saat ini pembangunan RTHL khusus nelayan sebanyak 25 unit.

Namun wabup berharap jumlah itu digenapkan menjadi 26 unit dan pihak pelaksana pun siap untuk melaksanakannya. "Jadi tahap awal ini 25 unit yang dibangun. Karena ganjil, jadi saya minta untuk digenapkan jadi 26 unit, dan syukurlah pihak pelaksana akan menyanggupi itu," ungkap Deddy.

Ia berharap, pelaksanaan proyek pembangunan RTLH khusus bagi nelayan ini dapat tuntas pada tahun 2019 ini. "Saya harap pihak pelaksana kegiatan bisa tepat waktu menuntaskan pekerjaaanya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bolsel, Tedi Manika saat dikonfirmasi menjelaskan, program RTLH untuk nelayan bersumber dari APBN dengan nilai kontrak Rp4.5 miliar dan dilaksanakan oleh CV Surya Prima selaku kontraktor pelaksana dan CV Wenang Citra Konsultan sebagai pihak konsultan pengawas.

"Rencana awal sesuai usulan 50 unit, tapi yang direalisasikan baru separuh yakni 25 unit dengan pagu anggaran per unitnya sebesar Rp126 juta," kata Tedi.

Untuk sisanya, pihaknya kembali mengajukan proposal ke pihak Kementrian-PUPR. "Insya Allah tahun depan sisanya bisa didapat lagi. Karena sesuai rencana RTLH itu untuk relokasi nelayan yang bermukim di pesisir pantai desa Pintadia. Sesuai RT/RW kawasan ini akan jadi kawasan pengembangan pusat ibu kota," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Stafsus Menkeu: Inovasi...
Stafsus Menkeu: Inovasi Kebijakan Daerah Jadi Kunci Pembangunan Nasional
Kunjungi Pelosok, Gubernur...
Kunjungi Pelosok, Gubernur Bantu Pembangunan Masjid Rp1 Miliar
Pohuwatu Gunakan Dana...
Pohuwatu Gunakan Dana Desa Bangun Rumah Sehat Komunal Gratis Bagi Warga Miskin
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Tunjukkan Komitmen Dukung Pembangunan Daerah
Daya Saing Award, Upaya...
Daya Saing Award, Upaya Majukan Potensi di Daerah
Akselerasi Pembangunan...
Akselerasi Pembangunan Daerah
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved