Kaum Milineal Paling Banyak Terjaring Razia Operasi Patuh Kalimaya

Kamis, 12 September 2019 - 14:54 WIB
Kaum Milineal Paling...
Kaum Milineal Paling Banyak Terjaring Razia Operasi Patuh Kalimaya
A A A
SERANG - Selama dua pekan operasi patuh kalimaya 2019, kalangan milineal paling banyak ditindak oleh petugas. Meraka tidak memiliki surat-surat seperti Surat Izin Mengemudi dan mengenakan helm SNI.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Wibowo mengatakan, selama 14 hari berlangsungnya operasi patuh Kalimaya 2019 sebanyak 19.471 pengendara terjaring razia. Kaum mileniallah yang paling banyak ditindak.

"Dari hasil oprasi patuh tahun 2019 ini terlihat perbedaan yang sangat signifikan dengan hasil yang kita dapat pada tahun lalu, sebanyak 7.152 angka peningkatan pelanggar lalu lintas," kata Wibowo. Kamis (12/9/2019).

Berdasarkan data, Polda Banten menindak 2164 pelanggar, Polres Serang sebanyak 2078 pelanggar, Polres Pandeglang sebanyak 1472 pelanggar.

Kemudian Polres Lebak sebanyak 3.708 pelanggar, Polres Cilegon sebanyak 2.630 pelanggar, Polres Tangerang sebanyak 4.978 pelanggar dan terakhir Polres Serang Kota sebanyak 2.441 pelanggar. "Pengandara di bawah umur, kelompok milenial dengan rentan umum 16 sampai 30 tahun jumlahnya luar biasa," ujarnya.

Dari data tersebut jumlah pelanggar kendaraan roda dua didominasi oleh pelanggar lalu lintas yang tidak menggunakan helm berstandar SNI sebanyak 6.486 pelanggar, melanggar arus berlawanan sebanyak 3.777 pelanggar, gunakan HP saat berkendara sebanyak 37 pelanggar.

Sedangkan untuk pelanggar roda empat didominasi penggunaan sefty belt sebanyak 1.695 pelanggar, melawan arus 301 pelanggar, pengendara anak di bawah umur sebanyak 189 pelanggar.

Selain itu, 25 kejadian kecelakaan lalu lintas terjadi selama oprasi dengan jumlah korban meninggal 6 orang , korban luka berat 7 dan 28 korban luka ringan dengan total kerugian materi sebanyak Rp56.900.000.

"Untuk data kecelakaan mengalami penurunan kejadian, pada tahun 2018 kami mencatat sebanyak 31 kejadian dengan korban meninggal 13 orang dengan kerugian materi sebanyak RP136 juta," katanya.

Wibowo menghimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu patuh dengan rambu-rambu lalulintas, guna keselamatan bersama. Serta berharap dengan dilaksanakan Operasi Patuh Kalimaya 2019 setidaknya dapat menekan angka laka lantas di wilayah hukum Polda Banten.

"Kita harapkan dengan berakhirnya Operasi Patuh Kalimaya ini, kecelakaan lalu lintas bisa terus menurung, karena masyarakat semakin patuh dalam berlalulintas," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Siap-Siap, Motor Knalpot...
Siap-Siap, Motor Knalpot Brong Bakal Ditilang dan Disita
Panik, Pengendara Kocar-kacir...
Panik, Pengendara Kocar-kacir Lawan Arus saat Dirazia Polisi
203 Motor Balap Liar...
203 Motor Balap Liar Diamankan di Polresta Sidoarjo
Razia Knalpot Bising,...
Razia Knalpot Bising, Polrestro Depok Tilang Pengendara Motor
Terjaring Razia, Belasan...
Terjaring Razia, Belasan Anggota Geng Motor Positif Narkoba
Street Race Diharapkan...
Street Race Diharapkan Mampu Ji­nak­kan Balap Liar di Jadetabek
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
2 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
4 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
4 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
4 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
4 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved