Pabrik Perakitan HP Ilegal dari China Digerebek, Omset Rp300 M Setahun

Jum'at, 06 September 2019 - 21:04 WIB
Pabrik Perakitan HP...
Pabrik Perakitan HP Ilegal dari China Digerebek, Omset Rp300 M Setahun
A A A
TANGERANG - Petugas Polrestro Tangerang Kota menggerebek pabrik perakitan HP ilegal dari China, di Ruko De Mansion, Blok B.16 dan B.9, Pinang, Kota Tangerang, Banten.

Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil menyita ribuan HP berbagai merk dan tipe, invoice pemesanan dan pengiriman barang, alat-alat perakitan HP, serta beberapa buku tabungan dan buku keluar masuk barang.

Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim mengatakan, sebanyak empat orang Warga Negara Asing (WNA) yang berinisial A, A, D, dan S berhasil ditangkap.

"Jadi, para pelaku ini melakukan perakitan telepon seluler merk Xiomi, Oppo, Iphone, Samsung, Motorolla, dan Nokia," kata Karim, kepada wartawan di lokasi penggerebekan, Pinang, Kota Tangerang, Jumat (6/9/2019).

Para pelaku, kata Karim, menggunakan HP yang sudah rusak dan merakitnya menjadi seperti baru untuk diperjual belikan. Aksi perakitan HP ini sendiri sudah dijalani oleh tersangka sejak beberapa tahun terakhir.

"Ya, dengan berbagai tipe HP yang sudah rusak itu, kemudian direkondisi menjadi baru. Lalu, HP yang sudah dirakit itu dijual belikan atau diperdagangkan seolah-olah itu adalah HP baru," sambung Abdul Karim.

Peredaran HP rakitan itu, tidak hanya berada di wilayah Tangerang, maupun Jakarta dan daerah penunjangnya. Tetapi juga tersebar di seluruh wilayah kepulauan Indonesia.

"Pelaku memperdagangkan HP rekondisi tersebut di seluruh wilayah Indonesia dengan cara berjualan online atau toko HP di wilayah Tangerang. Sudah banyak hasil rakitannya yang terjual dipasaran," jelasnya.

Dalam setahun, pabrik HP rumahan ilegal tersebut bisa memproduksi sekira 120 ribu handphone dengan omset hampir mencapai Rp300 miliar setahunnya.
(ysw)
Berita Terkait
Bea Cukai Sulbagsel...
Bea Cukai Sulbagsel dan Makassar Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp5,9 Miliar
Barang Impor Ilegal...
Barang Impor Ilegal Menjamur, Menperin Berharap Bukan Gimmick
Bawa Barang Ilegal,...
Bawa Barang Ilegal, KM SB Rahmat Jaya 12 Ditangkap Bea Cukai di Perairan Tanjung Riau
Pengungkapan Kasus Penyelundupan...
Pengungkapan Kasus Penyelundupan Barang Bekas dan Ilegal
Polres Dharmasraya Amankan...
Polres Dharmasraya Amankan Truk Angkut 542 Dus Rokok Ilegal
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,4 Juta Batang Rokok Ilegal di GT Banyumanik
Berita Terkini
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
1 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
2 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
2 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
3 jam yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
4 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
5 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved