Keluarga Bakal Ikuti Proses Hukum Pembunuh Ayah dan Anak
Jum'at, 30 Agustus 2019 - 20:21 WIB
Keluarga Bakal Ikuti Proses Hukum Pembunuh Ayah dan Anak
A
A
A
JAKARTA - Keluarga korban, Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan anaknya, M Adi Pradana alias Dana bakal mengikuti proses hukum yang ada terkait kasus pembunuhan tersebut.
Kakak Edi, Asoka Wardhana mengatakan, berterima kasih pada rekan dan sahabat adiknya yang hadir di TPU Jeruk Purut untuk mengantarkan jenazah Edi ke pemakaman. Banyaknya orang yang hadir di pemakaman Edi menjadi bukti kalau adiknya itu merupakan orang baik.
"Semoga almarhum diberikan tempat di sisi Allah SWT dan kami yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan tawakal. Kami mohon maafkan kedua almarhum dan bila ada sangkut paut dengan almarhum bisa berhubungan dengan kami selaku keluarga," kata Edi di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019).
Menurutnya, adiknya itu merupakan orang yang baik, sederhana, tapi juga orang naif, khususnya dalam hal perempuan. Artinya, adiknya itu tidak paham dengan tipu muslihat perempuan, sebagaimana yang dialaminya itu.( Baca: Ayah dan Anak Korban Pembunuhan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut )
"Almarhum (Edi) tak pernah melakukan KDRT sama sekali. Maka itu, banyak hal yang harus kami luruskan terkait almarhum. Sedangkan Dana, almarhum merupakan orang yang punya dedikasi tinggi dan pintar," tuturnya.
Terkait kasus yang saat ini tengah berlangsung, lanjut Edi, keluarga pun berterima kasih pada polisi yang bisa dengan cepat mengungkap dan menangkap pelakunya, yang mana istri adiknya itu, Aulia Kesuma. Adapun keluarga lebih memilih menantikan proses hukumnya dahulu.
"Kita tunggu saja proses hukumnya seperti apa, kita tunggu hasilnya nanti seperti apa, dan kita ikuti alurnya. Semoga Tuhan membalas perbuatannya dengan baik," ucapnya.( Baca: Polda Jabar Limpahkan Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak ke Polda Metro )
Kakak Edi, Asoka Wardhana mengatakan, berterima kasih pada rekan dan sahabat adiknya yang hadir di TPU Jeruk Purut untuk mengantarkan jenazah Edi ke pemakaman. Banyaknya orang yang hadir di pemakaman Edi menjadi bukti kalau adiknya itu merupakan orang baik.
"Semoga almarhum diberikan tempat di sisi Allah SWT dan kami yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan tawakal. Kami mohon maafkan kedua almarhum dan bila ada sangkut paut dengan almarhum bisa berhubungan dengan kami selaku keluarga," kata Edi di TPU Jeruk Purut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019).
Menurutnya, adiknya itu merupakan orang yang baik, sederhana, tapi juga orang naif, khususnya dalam hal perempuan. Artinya, adiknya itu tidak paham dengan tipu muslihat perempuan, sebagaimana yang dialaminya itu.( Baca: Ayah dan Anak Korban Pembunuhan Dimakamkan di TPU Jeruk Purut )
"Almarhum (Edi) tak pernah melakukan KDRT sama sekali. Maka itu, banyak hal yang harus kami luruskan terkait almarhum. Sedangkan Dana, almarhum merupakan orang yang punya dedikasi tinggi dan pintar," tuturnya.
Terkait kasus yang saat ini tengah berlangsung, lanjut Edi, keluarga pun berterima kasih pada polisi yang bisa dengan cepat mengungkap dan menangkap pelakunya, yang mana istri adiknya itu, Aulia Kesuma. Adapun keluarga lebih memilih menantikan proses hukumnya dahulu.
"Kita tunggu saja proses hukumnya seperti apa, kita tunggu hasilnya nanti seperti apa, dan kita ikuti alurnya. Semoga Tuhan membalas perbuatannya dengan baik," ucapnya.( Baca: Polda Jabar Limpahkan Kasus Pembunuhan Ayah dan Anak ke Polda Metro )
(whb)