Roni Sempat Alibi Anak Tirinya Tewas Dimakan Genderuwo

Kamis, 29 Agustus 2019 - 18:42 WIB
Roni Sempat Alibi Anak...
Roni Sempat Alibi Anak Tirinya Tewas Dimakan Genderuwo
A A A
JAKARTA - Kepolisian Sektor (Polsek) Serang Baru menahan Roni Andrian (39), setelah terbukti melakukan penganiayaan terhadap anak tirinya yang masih berusia 15 bulan berinisal D di Kampung Ceper RT 3/2, Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ini, tersangka Roni tengah diperiksa lebih lanjut oleh penyidik kepolisian.

Tetangga tersangka, Sadi Supriyadi mengatakan, jika pasca melakukan aksi kejinya itu, pelaku Roni beralibi jika bayi D tewas dimakan makhluk halus.

"Alasan pertama, Roni mengaku katanya anaknya di makan oleh genderuwo (makhluk halus)," kata Sadi kepada SINDOnews di lokasi kejadian, Kamis (29/8/2019).

Mendengar hal itu, kata dia, warga ramai-ramai mengantar bayi D ke Klinik Bidan Ela yang jaraknya hanya 500 meter dari kediaman Roni. Bahkan, di sana Roni sempat guling-gulingan, nangis-nangis, teriak katanya anaknya di makan genderuwo.

"Istrinya enggak tahu sebelumnya kalau Roni yang melakukan pembunuhan," katanya. (Baca juga: Terus Menangis, Bayi 15 Bulan Tewas Dibanting Ayah Tiri )

Kemudian, di klinik itu, bidan setempat tidak dapat melakukan tindakan medis hingga dirujuk ke Rumah Sakit Budi Asih, Kecamatan Serang Baru. "Sekarang istrinya tidak ada di sini, kembali ke rumah orang tuanya di Jakarta, berduka disanah, istrinya bukan orang sini, dan baru sepekan ada di sini," katanya.

Kata Sadi, Roni merupakan seorang pedagang yang menjual es kelapa dan warung makan. Dia mempunyai tiga ruko dalam bisnis itu. Kini, ruko dengan rolling door berwarna merah itu telah digaris polisi. Roni pun telah di tahan oleh Polsek Serang Baru.

Berdasarkan keterangan polisi, Roni tega menghabisi anak tiri perempuannya lantaran kesal. Sebab, D sedang sakit dan rewel. (Baca juga: Ayah Tiri Pembunuh Bayi Itu, Baru Nikahi Ibu Korban 6 Hari )

Roni sempat memberikan sejumlah obat-obatan tradisional kepada D berupa air kelapa hijau. Namun D tetap rewel hingga Roni menghabisi nyawa D dengan melempar ke tembok sebanyak 3 kali. Akibat kejadian itu, organ otaknya ditemukan perdarahan luas pada rongga kepala dan pembengkakan otak bagian dalam.
(mhd)
Berita Terkait
Diduga Hasil Hubungan...
Diduga Hasil Hubungan Gelap, Ibu Muda Kedapatan Kubur Bayinya di Pemakaman
Polisi Tangkap Mama...
Polisi Tangkap Mama Muda Pembuang Bayi di Situbondo
Rewel dan Menangis,...
Rewel dan Menangis, Balita Tewas Dianiaya Ibu Kandung di Cakung
Polisi Berhasil Tangkap...
Polisi Berhasil Tangkap Penganiaya Bayi Berusia 1 Tahun di Makassar
Menyayat Hati, Balita...
Menyayat Hati, Balita di Surabaya Tewas Dianiaya Pacar Ibunya hingga Tulang Tengkorak Patah
Wanita Muda Gemparkan...
Wanita Muda Gemparkan Banjarnegara, Tega Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap ke Waduk
Berita Terkini
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
13 menit yang lalu
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
29 menit yang lalu
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
1 jam yang lalu
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
2 jam yang lalu
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
2 jam yang lalu
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
3 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved