Ibu yang Dianiaya Anak dalam Video Viral, Meninggal Dunia karena Sakit

Rabu, 28 Agustus 2019 - 10:39 WIB
Ibu yang Dianiaya Anak...
Ibu yang Dianiaya Anak dalam Video Viral, Meninggal Dunia karena Sakit
A A A
SURABAYA - Ibu yang dianiaya anak sendiri dalam video viral, Rusmini, meninggal dunia dunia di RSUD Soewandi akibat sakit komplikasi, Selasa 27 Agustus 2019. Jenazah telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel, Surabaya, Jawa Timur.

"Setelah pemakaman, kami melalui Bhabinkambtibmas Polsek Tegalsari, melakukan pendampingan terhadap anak yang sempat menjadi pelaku kekerasan seperti di video yang viral itu," kata Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy S A, Rabu (28/8/2019).

Sebelumnya, beredar di media sosial (medsos) video penganiayaan yang dilakukan anak lelaki (AN) ibu kandungnya sendiri. Dalam video berdurasi 39 detik tersebut, terlihat AN menendang wajah Rusmini, sang ibu, yang sedang tiduran.

Terkait video viral anak aniaya ibu, Rendy mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di wilayah hukum Polsek Tegalsari. Saat ini kasusnya sudah sudah berakhir damai. Sebelumnya, dilakukan mediasi antara AN dengan keluarganya serta perangkat kelurahan dan kecamatan.

“Itu masalah keluarga dan yang bersangkutan kesal karena dia minta uang tidak dituruti ibunya. Menurut pengakuan kakaknya, ibunya memang tidak punya uang untuk diberikan pada yang bersangkutan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, lanjut Rendy, tindakan itu (menendang wajah ibunya sendiri) dilakukan karena khilaf. Mirisnya lagi, kondisi ibu tersebut dalam keadaan sakit. “Sesuai permintaan keluarga, masalah ini hanya diselesaikan secara mediasi dan kekeluargaan. Ke depan, pelaku akan diawasi oleh Babinsa (Bintara Pembina Desa) setempat,” ujarnya.

Sementara itu, kakak kandung pelaku, N mengaku bahwa dia yang merekam video adiknya yang menendang kepala ibunya. Dia tidak menyangka video tersebut akan menjadi viral dan mendapat respons cepat dari pihak berwajib.

“Saya hanya ingin memberi efek jera. Saya kasihan pada ibu saya. Terima kasih pada pak polisi atas penanganannya yang cepat. Kalau tidak begitu tidak bakal jera,” ujarnya.
(wib)
Berita Terkait
Perlu Sanksi Sosial...
Perlu Sanksi Sosial bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga
5 Cara Memulihkan dari...
5 Cara Memulihkan dari Trauma Kekerasan dalam Rumah Tangga
Mengupas UU Penghapusan...
Mengupas UU Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga
Tiga Polisi Prancis...
Tiga Polisi Prancis Ditembak Mati saat Merespons Kekerasan Rumah Tangga
Pandemi COVID-19 Pengaruhi...
Pandemi COVID-19 Pengaruhi Aksi Kekerasan dalam Rumah Tangga
Aksi Emak-emak Tolak...
Aksi Emak-emak Tolak KDRT di Kediri
Berita Terkini
Sambut 1 Muharram, Ulama...
Sambut 1 Muharram, Ulama Ajak Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persatuan Umat
1 jam yang lalu
Kronologi Mahasiswa...
Kronologi Mahasiswa Geruduk Budiman Sudjatmiko, Sudaryono dan Nusron Wahid saat Diskusi di UGM
1 jam yang lalu
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
2 jam yang lalu
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
14 jam yang lalu
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
14 jam yang lalu
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
14 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Terhebat yang...
10 Negara Terhebat yang Pernah Tercatat dalam Sejarah Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved