Narkoba Marak, Kapolda Ungkap Ada 70 Jalur Tikus di Kalbar

Selasa, 27 Agustus 2019 - 00:58 WIB
Narkoba Marak, Kapolda...
Narkoba Marak, Kapolda Ungkap Ada 70 Jalur Tikus di Kalbar
A A A
PONTIANAK - Polda Kalimantan Barat (Kalbar) dan unsur Muspida menggelar rakor menyusul maraknya aksi penyelundupan narkoba dan barang-barang ilegal di wilayah perbatasan Kalbar.

Seperti diketahui panjang batas negara wilayah perairan dan darat di Kalbar memang sangat luas. Sindikat narkoba memanfaatkan celah batas itu untuk menyelundupkan narkoba ke Indonesia melalui wilayah Kalbar.

"Hampir 70 jalur jalan tikus di sepanjang perbatasan darat di Kalbar perlu pengamanan dan pengawasan. Kalbar sangat rentan penyelundupan, seminggu lalu kerugian negara hampir Rp100 miliar ditangkap di Polda Metro lolos dari Kalbar, ada peralatan elektronik, spareprart, kosmetik," kata Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono dalam Rakor yang digelarnya Senin (26/8/2019.)

Pengungkapan dan penangkapan terus dilakukan, pelakunya melibatkan warga negara asing. "Kejahatan narkoba adalah kejahatan yang perlu perhatian khusus tidak hanya dari kepolisian tapi juga instansi-instansi terkait," terang Irjen Pol Didi Haryono.

Dalam Rakor itu hadir Gubernur Kalbar Sutarmidji, Pangdam XII/Tpr (Tanjungpura) Mayjen TNI Herman Asaribab, BNNP, pimpinan Bea Cukai Kalbar, Imigrasi, pihak Angkasa Pura, Pelabuhan laut Dwikora, perhotelan serta Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) duduk bersama melakukan rapat koordinasi.

Pangdam XII/Tanjungpura menekankan bahwa koordinasi ini tidak hanya terjadi di tingkat pimpinan, tetapi juga dilakukan hingga ke petugas di lapangan. Untuk beberapa pihak terkait seperti Bea Cukai, pelabuhan dan Angkasapura juga perlu menyatakan dukungan terhadap perang melawan narkoba.

Sementara Gubernur Kalbar Sutarmidji merespons rakor ini dengan beberapa sentilan kepada beberapa pihak. Misalnya lapas menurut Sutarmidji masih tidak menjalankan dengan ketat.

"Begitu juga di LP, saya akan bawa ke Kemenkumham. Kok bisa kayak gitu, malahan ada warga lapas pakai HP," tuturnya.

Dalam rapat koordinasi ini juga Gubernur Kalbar menyatakan akan menindak tegas petugas border perbatasan dan mengancam merotasi petugas di sana.

"Kalau masuk dari Entikong, saya akan minta petugas disana diganti semua. Jika dibiarkan, akan begitu lagi," tegasnya.

Sebagai informasi, Direktur Narkoba Polda Kalbar memaparkan terkait peredaran dan pengungkapan Narkoba di wilayah Kalbar. Setiap stakeholder memberi masukan dan kesiapan melakukan pencegahan dan pemberantasan. Beberapa satgas telah dibentuk Polda Kalbar dan ditempatkan di beberapa lokasi bersinergi dengan semua instansi terkait.
(rhs)
Berita Terkait
Aparat Gabungan Buru...
Aparat Gabungan Buru Bandar Pembalakan Liar di Hutan Kalimantan
Kodam XII Tanjungpura...
Kodam XII Tanjungpura Musnahkan Ribuan Senjata Non Organik
Dikirim ke Kalimantan,...
Dikirim ke Kalimantan, Jenderal Kopassus Penakluk Gunung Everest Kini Resmi Berbaret Hijau
2 Sosok Pangdam di Pulau...
2 Sosok Pangdam di Pulau Kalimantan, Sama-sama Jebolan Kopassus
Prajurit Intel TNI AD...
Prajurit Intel TNI AD Tangkap Warga NTT saat Selundupkan 11 Kg Sabu dari Malaysia
Kodam XII Tanjungpura...
Kodam XII Tanjungpura Siapkan Tenaga Pemakaman Jenazah Pasien Corona
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
1 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
1 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved