Kemarau Panjang, Pengguna Air Pipa di Cilincing Tak Kesulitan Air

Kamis, 22 Agustus 2019 - 21:41 WIB
Kemarau Panjang, Pengguna...
Kemarau Panjang, Pengguna Air Pipa di Cilincing Tak Kesulitan Air
A A A
JAKARTA - Musim kemarau yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya membuat hujan tidak kunjung turun. Hanya saja warga yang memakai air perpipaan tidak mengalami kendala.

Seorang warga yang menggunakan air perpipaan, Maria Elvina (47), mengaku tidak pernah mengalami kesulitan air selama datangnya musim kemarau seperti saat ini. “Enggak ada sih kesulitan air. Lancar-lancar saja ya,” kata warga RT 05/RW 01 Semper Timur, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (22/8/2019).

Pengakuan senada juga disampaikan warga lainnya, Rosdiana (56), mengaku masih mendapat pasokan air bersih yang cukup meski tidak turun beberapa bulan terakhir."Selama musim kemarau ini lancar aja sih, enggak ada masalah kalau soal air,” ujar warga RT 01/RW 011 Rorotan, Cilincing itu.

Rosdiana mengaku setiap bulannya mengeluarkan biaya sekitar Rp200.000 agar air bersih yang dibutuhkan tetap mengalir di rumahnya."Belakangan ini sih sudah berbulan-bulan enggak pernah ada masalah ya,” katanya.

Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengatakan saat ini kebutuhan air bersih di wilayahnya masih dapat tercukupi dengan keberadaan jaringan pipa air bersih. Wilayah Jakarta Utara yang belum sepenuhnya dialiri jaringan pipa air bersih berada di Kamal Muara dan sekitarnya di Kecamatan Penjaringan, serta Marunda dan sekitarnya di Kecamatan Cilincing.

“Untuk di wilayah-wilayah yang belum ter-cover jaringan pipa air bersih kita dorong agar operator baik PAM Jaya, Aetra, dan Palyja bisa segera masuk ke sana,” kata Ali pada wartawan Kamis (22/8/2019).

Berbagai kendala menjadi penyebab belum adanya air perpipaan di wilayah tersebut mulai dari tidak ada pipa jaringan yang mendukung hingga status tanah yang tidak jelas. Kondisi itu menyebabkan operator seperti Aetra maupun Palyja kesulitan untuk membuat fasilitas jarinhan pipa air bersih bagi warga.

Adapun untuk wilayah yang belum terjangkau pipa air bersih, Ali sudah berkoordinasi untuk keberadaan kios air bersih maupun suplai truk tangki dari operator. “Kita sudah rapatkan ini dua kali agar masyarakat tidak lagi menggunakan air tanah yang berdampak pada semakin cepatnya penurunan permukaan tanah,” ucap Ali.
(whb)
Berita Terkait
Kemarau, Warga Lombok...
Kemarau, Warga Lombok Timur Mulai Kesulitan Air Bersih
Pulau Jawa Dilanda Kekeringan,...
Pulau Jawa Dilanda Kekeringan, BNPB Sebut Sudah Fase Darurat Air Bersih
Kekeringan Intai 4 Kecamatan...
Kekeringan Intai 4 Kecamatan di Tulungagung, BPBD: Mulai Hemat Air
Kemarau Panjang, 19...
Kemarau Panjang, 19 Desa di Tuban Terancam Krisis Air Bersih
Indonesia Menghadapi...
Indonesia Menghadapi Krisis Air Bersih saat Puncak Kemarau, Ganjar Pranowo Beraksi
Kemarau Panjang, Ribuan...
Kemarau Panjang, Ribuan Warga Mojokerto Terancam Krisis Air Bersih
Berita Terkini
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
3 jam yang lalu
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
4 jam yang lalu
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
4 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
4 jam yang lalu
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
4 jam yang lalu
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
5 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved