Dipersekusi Kakak Kelas dan Alumni Sekolah, Siswi SMK Trauma Sekolah

Kamis, 22 Agustus 2019 - 16:53 WIB
Dipersekusi Kakak Kelas...
Dipersekusi Kakak Kelas dan Alumni Sekolah, Siswi SMK Trauma Sekolah
A A A
BEKASI - Seorang siswi salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kota Bekasi, menjadi korban persekusi kakak kelas dan alumni sekolah. Kejadiaan nahas yang dialami siswi berinisial GL itu terjadi di taman tak jauh dari lokasi sekolahnya di Jalan Irigasi Baru II, Kelurahan Bekasi Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 14 Agustus 2019 lalu.

Kasubbag Humas Polrestro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, persekusi itu baru diketahui orang tua GL beberapa hari setelah kejadian. Orang tua GL curiga dengan sikap anak bungsunya yang enggan masuk sekolah.

Beberapa saat kemudian, orang tua GL baru mengetahui jika anaknya menjadi korban persekusi oleh tiga perempuan yang tak dikenal. Aksi persekusi itu telah diabadikan melalui rekaman video.

Selanjutnya, orang tua GL mendesak anaknya untuk bersikap jujur atas apa yang telah dialaminya. GL pun mengaku hingga membuat laporan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan nomor LP/1983/K/VIII/2019/SPKT/Restro Bekasi Kota, pada Selasa, 20 Agustus 2019 lalu. Bahkan, persekusi yang menimpa korban GL sempat viral di media sosial.

”Penyidik telah memintai keterangan GL untuk menggali fakta-fakta yang terjadi. Kemudian kami cari tahu tiga orang yang terlibat dalam aksi tersebut (persekusi) untuk dimintai keterangan,” kata Erna kepada wartawan Kamis (22/8/2019).

Bahkan, GL diajak berduel oleh salah satu pelaku. Namun, GL terheran-heran apa sebab pelaku mengajaknya untuk berduel. Hingga suatu sektika, teman sekelasnya mengajak GL ke lokasi kejadian, saat itu, GL tidak merasa curiga namun di lokasi sudah terdapat tiga perempuan yang menunggu.

Sesaat GL sampai di lokasi, salah satu perempuan mulai melakukan persekusi mulai dari penarikan kerudung, pencekikan dan tendangan terhadap GL hingga diikuti dua pelaku lain.”Pelakunya berinisial A yang merupakan kakak kelas, D alumni sekolah dan P orang dari luar. Korban tidak berani melawan dengan alasan banyak teman-teman pelaku di sekitar lokasi,” ungkapnya.

Beruntungya, teman laki-laki GL datang ke lokasi hingga aksi persekusi itu berhenti. Para pelaku persekusi kemudian pergi demikian juga GL."Sebelum pergi, pelaku sempat memberikan ancaman kepada korban dan teman laki-lakinya untuk tidak melaporkan kejadian ini kepada siapapun (orang tua dan guru),” ujarnya.

Selama beberapa hari, GL dikuntit oleh beberapa kakak kelasnya. Hingga pada Jumat, 16 Agustus 2019, GL memutuskan untuk tidak pergi ke sekolah.
”Ancaman itu terus datang, korban takut karena fisiknya sudah banyak yang sakit. Dia takut kejadian serupa kembali terjadi,” ucapnya.

Saat ini, kasus persikusi ini tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestro Bekasi Kota untuk mengungkap kasus tersebut.
(whb)
Berita Terkait
Hari Pendidikan Nasional,...
Hari Pendidikan Nasional, Kasus Perundungan Sekolah Berubah ke Cyberbullying
4 Negara dengan Kasus...
4 Negara dengan Kasus Bullying Tertinggi
Seorang Pria di Biringkanaya...
Seorang Pria di Biringkanaya Tewas Dikeroyok Gegara Bullying
Kasus Bullying Murid...
Kasus Bullying Murid SD di Enrekang Berujung Damai
Kasus Bullying Penjual...
Kasus Bullying Penjual Jalangkote Diharap Berlanjut ke Pengadilan
Kasus Bullying Meningkat,...
Kasus Bullying Meningkat, Sudin Jakbar Gelar Sosialisasi Pencegahan
Berita Terkini
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
18 menit yang lalu
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
1 jam yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
8 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
10 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
10 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
10 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved