Keluarga Korban Mutilasi Minta Prada PD Dihukum Mati

Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:59 WIB
Keluarga Korban Mutilasi...
Keluarga Korban Mutilasi Minta Prada PD Dihukum Mati
A A A
PALEMBANG - Keluarga FO (21) korban pembunuhan dan mutilasi tidak terima dengan tuntutan seumur hidup terhadap terdakwa Prada DP. Ibu korban, Suhartini menuntut Prada DP dihukum mati.

Suhartini menilai, jika ingin memberikan keadilan maka nyawa harus dibayar dengan nyawa.

"Kami minta hukum mati, itu baru pas. Anak saya hilang, saya tidak puas dengan tuntutan hukuman ini," ujar Suhartini di luar ruang sidang Pengadilan Militer I-04 Palembang, Sumsel, Kamis (22/08/2019).

Menurutnya, selama menjalani Prada DP banyak berbohong, salah satunya adalah tentang kondisi Fera yang dalam keadaan hamil.

"Dia bohong terus dalam sidang, dia itu nangis puas sudah membunuh anak saya. Bukan nangis menyesal," katanya.
Keluarga Korban Mutilasi Minta Prada PD Dihukum Mati

Kericuhan kecil sempat terjadi setelah Oditur membacakan tuntutan hukuman yakni hukuman seumur hidup.

Seperti yang diungkapkan seorang kerabat korban, Rusnah (45) yang meminta Hakim Ketua untuk memberikan hukuman maksimal kepada Prada DP karena telah menghilangkan nyawa FO secara sadis.

"Keponakan saya dibunuh, dicincang, harusnya diberikan hukuman yang maksimal, bukan seperti ini," ucapnya sambil menangis.

Sebelumnya dalam pembacaan tuntutan pada Kamis (22/8/2019) di sidang di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Oditur menuntut Prada DP dengan hukuman penjara seumur hidup lantaran terbukti melakukan pembunuhan serta mutilasi terhadap pacarnya sendiri FO.

Dalam pembacaan tuntutan tersebut, Oditur CHK Mayor D Butar Butar menyatakan jika Prada DP terbukti melanggar pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana yang telah tega menghilangkan nyawa FO.

"Kami menilai unsur kesengajaan terpenuhi berdasarkan Pasal 340 KUHP. Kami mohon terdakwa dikenakan penjara seumur hidup dan dipecat dari kesatuan," kata Oditur.
(shf)
Berita Terkait
Tujuh Kasus Pembunuhan...
Tujuh Kasus Pembunuhan Sadis Mutilasi yang Mengegerkan Publik
Dalang Pembunuhan Sadis...
Dalang Pembunuhan Sadis Bendahara KONI di Bogor Ternyata Oknum TNI AU
Gelar Rekonstruksi Kasus...
Gelar Rekonstruksi Kasus Mutilasi di 5 Lokasi, Heru Prasetyo Bakal Lakukan 64 Adegan
Fakta Baru Mencengangkan!...
Fakta Baru Mencengangkan! Jasad Pria yang Dicor Semen, Dimutilasi saat Masih Hidup
Gereja Minta Proses...
Gereja Minta Proses Hukum Kasus Mutilasi di Mimika Terbuka, Warga Diimbau Tenang
Pakistan Gempar, Wanita...
Pakistan Gempar, Wanita Hindu Dibunuh Secara Brutal dan Dimutilasi
Berita Terkini
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
41 menit yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
1 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
1 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
3 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
3 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
4 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved