Risma Nyatakan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:41 WIB
Risma Nyatakan Tidak...
Risma Nyatakan Tidak Ada Pengusiran Mahasiswa Papua di Surabaya
A A A
JAKARTA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan tidak ada pengusiran mahasiswa Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur pada Jumat siang 16 Agustus 2019. Risma mengatakan bahwa kejadian saat itu yakni ada penurunan Bendera Merah Putih di asrama mahasiswa Papua di Kalasan, Kota Surabaya. Selanjutnya ada organisasi kemasyarakatan yang meminta kepolisian untuk melakukan tindakan.

"Jadi tidak benar kalau ada pengusiran itu. Kalau itu terjadi, mestinya pejabat saya yang duluan, tapi pejabat saya tetap kerja, seluruh mahasiswa asal Papua juga masih normal," tutur Risma kepada wartawan usai dilantik sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Kebudayaan di Kantor DPP PDIP Jakarta, Senin, (19/8/2019).

Dikatakan Risma, sejumlah pejabat Pemkot Surabaya juga berasal dari Papua. "Kabag Humas saya dari Papua, dia ada di bawah, itu dari Papua. Dan beberapa camat dan pejabat saya juga dari Papua. (Pengusiran) itu tidak betul. Bahwa saya juga diangkat warga Papua jadi mama Papua. Jadi karena itu, sekali lagi, saya berharap saudara-saudara saya, keluarga-keluarga saya, mama-papa saya, para pendeta di Papua, sekali lagi tidak ada kejadian apapun di Surabaya," tuturnya.

Bahkan, kata Risma, sejumlah kegiatan yang digelar Pemkot Surabaya juga kerap melibatkan anak-anak asli Papua.

"Mari sekali lagi kita jaga, kita akan rugi semua. Sayang sekali selama ini kita sudah bangun dengan susah payah, kemudian hancur begitu saja hanya karena emosi kita. Saya pikir itu tidak perlu. Saya kalau memang itu ada kesalahan di kami di Surabaya, saya mohon maaf. Tapi tidak benar kalau kami dengan sengaja mengusir, tidak ada itu," paparnya.

Risma juga memastikan bahwa di Surabaya tidak ada perbedaan perlakuan terhadap warga darimanapun, termasuk warga Papua. "Saya selalu rutin setiap pertemuan atau setiap ada acara di balkot (balai kota), anak Papua saya ajak menari mereka," katanya.

Sepulang dari Jakarta, Risma juga berencana mengunjungi asrama mahasiswa Papua di Jalan Kalasan. "Nanti saya akan datang. Kemarin itu kan 17 Agustus, (agenda) saya penuh, ga bisa. Mereka juga masih ada di polisi dan penuh acara saya. Ada purna paskibraka, ada upacara, penuh. Setalah itu saya ke sini. Saya akan datang ke sana," tuturnya.
(sms)
Berita Terkait
Mahasiswa Papua: Berkat...
Mahasiswa Papua: Berkat Pembatasan Internet, Papua Kondusif hingga Hari Ini
Mencekam! Demo Mahasiswa...
Mencekam! Demo Mahasiswa Uncen Ricuh, Polisi Terluka dan Mobil Polresta Jayapura Kota Dirusak
Aksi Demo Penolakan...
Aksi Demo Penolakan Otsus Jilid II di Jayapura Dibubarkan
KontraS Sorot Dugaan...
KontraS Sorot Dugaan Penembakan terhadap Tiga Warga Sipil di Papua
OPM Tembak Warga Sipil...
OPM Tembak Warga Sipil di Tembagapura, 1 Korban Kritis
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
12 menit yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
21 menit yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
1 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
1 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
3 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
3 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved