Terkatung-katung di Indonesia, 500 Imigran Demo Kantor UNHCR

Senin, 19 Agustus 2019 - 17:03 WIB
Terkatung-katung di...
Terkatung-katung di Indonesia, 500 Imigran Demo Kantor UNHCR
A A A
PEKANBARU - Sekitar 500 imigran di Pekanbaru, Riau melakukan aksi demo di Kantor UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees). Kedatangan para imigran yang berstatus pengusungsi ke kantor perpanjangan PBB (Persatuan Bangsa Bangsa) untuk meminta kejelesan nasib mereka yang terkatung-katung tinggal di Indonesia.

Aski ratusan imigran dari berbagai negara seperti Afghanistan, Pakistan, Bangladesh dan beberapa negara lainnya dilakukan di depan Kantor UNHCR Jalan HM Subrantas Pekanbaru.

Selain orang dewasa, puluhan anak imigran juga ikut berdemonstrasi. Mereka membawa berbagai spanduk yang tulisannya meminta segera berangkatkan ke Negara Kanada atau Australia.

"Kita sudah lebih enam tahun berada di Riau. Kita datang ke UNHCR ini meminta segera diberangkatkan ke negara ketiga. Karena Indonesia bukan negara tujuan kita. Kita ingin diberangkatkan ke Kanada atau Australia agar bisa menjadi warga negara sana," kata Syawaludin Sahab, juru bicara imigran, Senin (19/8/2019).

Ketidakjelasankeberangkatan para imigran yang sudah bertahun-tahun di Pekanbaru membuat mereka resah. Selama tinggal di Indonesia mereka harus memenuhi aturan yang ada di Pekanbaru.

"Kita ingin hidup layak. Kita ingin bekerja, mencari nafkah. Selama di sini kita tidak bisa berbuat apa apa, tidak bisa bekerja. Untuk itu kita mendesak UNHCR segera berangkat kami. Kita demo seperti ini agar dunia tau nasib kita," ucap Imigran asal Afghanistan.

Aksi demo ini dikawal oleh pihak kepolisian. Imigran yang bersatus pengungsi ini tinggal di berbagai tempat. Kebanyakan mereka dipisah-pisahkan sesuai negara masing-masing. Total imigran di Pekanbaru ada 1.008 orang. Para imigran diawasi oleh Rudenim (Rumah Detensi Imigrasi).
(rhs)
Berita Terkait
Wisatawan Asing Mulai...
Wisatawan Asing Mulai Kunjungi Batam
Plt Gubernur Riau Berkomitmen...
Plt Gubernur Riau Berkomitmen Bereskan Izin Pertambangan Rakyat Kuansing
Rudenim Makassar Pindahkan...
Rudenim Makassar Pindahkan 27 Pengungsi Asing ke Jakarta
Pemprov Sulsel Siap...
Pemprov Sulsel Siap Tampung Pengungsi Korban Gempa Sulbar
Tanggulangi Pengungsi,...
Tanggulangi Pengungsi, Pemprov Sulsel Didorong Terbitkan SK Satgas
Jokowi Lantik Edy Nasution...
Jokowi Lantik Edy Nasution sebagai Gubernur Riau
Berita Terkini
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
58 menit yang lalu
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
2 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
5 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
5 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
5 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
6 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved