Korban Pembantaian di Serang Dihabisi di Ruang Keluarga

Selasa, 13 Agustus 2019 - 13:27 WIB
Korban Pembantaian di...
Korban Pembantaian di Serang Dihabisi di Ruang Keluarga
A A A
SERANG - Satu keluarga yang menjadi korban pembunuhan di Kampung Gegeneng, Desa Sukadalem, Kecamatan Waringinkurung, Kabupaten Serang diduga dihabisi di ruang keluarga, Selasa dini hari (13/8/2019)

"Tadinya mau ngambil alat di dalam rumah. Pintunya sudah kebuka. Pas masuk ke dalam ruangan tengah (keluarga) ngeliat darah. Udah tuh saya pingsan," kata Asgari tetangga korban yang pertama kali menemukan.

Mengetahui penghuni rumah Rustadi (33), Al (4) dan Siti Sadiyah (24) tergeletak bersimbah darah, Asgari yang sehari bekerja sebagai tukang bangunan itu kemudian melaporkan ke warga lainnya.

"Terakhir ketemu (korban) itu kemarin, masih kerja sama saya," katanya. (Baca juga: Satu Keluarga Dibantai, Ayah dan Anak Tewas, Ibu Kritis)

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Ivan Adhitira mengungkapkan terdapat luka tusukan di tubuh korban. Korban diperkirakan dianiaya dan dibunuh sekitar pukul 00.00 hingga 05.00 WIB.

"Kondisi korban ditemukan terdapat luka tusukan di bagian kepala, ada tiga tusukan bagian kepala. Sedangkan anaknya tidak terdapat luka tusukan, kemungkinan karena benda tumpul atau pukulan atau bantingan," kata Ivan.

Kedua korban Rustadi (33) dan Al (4) ditemukan sudah tidak bernyawa dan langsung dievakuasi ke RS dr Drajat Prawiranegara Serang.

Sedangkan Siti Sadiyah (24) didapati luka tusukan dibagian pinggang belakang dan sejumlah sayatan di leher. Hingga saat ini, kondisinya kritis dan sedang mendapatkan perawatan di RSUD Cilegon.

"Ibunya kritis sudah mendapatkan penanganan pertama, saat ini penanganan pihak medis. kita berdoa ibu agar bisa kembali sehat dan mintai keterangan," ujarnya.

Ivan menambahkan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui apakah kasus murni pembunuhan atau perampokan.

"Kita dalami apakah ini bagian dari perampokan atau murni pembunuhan tim identifiksi masih olah TKP, dan meminta keterangan dari keluarga terdekat korban apakah ada barang barang hilang," pungkasnya.
(shf)
Berita Terkait
2 Ekskutor Penganiayaan...
2 Ekskutor Penganiayaan Sadis Dibekuk Polres Baubau
Polisi Tangkap Pelaku...
Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sadis di Pematangsiantar
Bunuh Bocah SMP di Bukit...
Bunuh Bocah SMP di Bukit Jamur Gresik, 2 Terdakwa Divonis 7,5 Tahun Penjara
Awalnya Dikira Korban...
Awalnya Dikira Korban Kecelakaan, Warga Kudus Ternyata Korban Pembunuhan
Mayat Dicor Semen di...
Mayat Dicor Semen di Semarang, Polisi: Korban Dianiaya hingga Tewas Lalu Dimutilasi
Kronologi Mayat Dicor...
Kronologi Mayat Dicor Semen di Semarang, Dipukul hingga Pingsan dan Dimutilasi
Berita Terkini
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
37 menit yang lalu
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
1 jam yang lalu
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
2 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
3 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
3 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved