Pengembangan JSC Mampu Ketahui Posisi Kendaraan Penunggak Pajak

Selasa, 13 Agustus 2019 - 00:03 WIB
Pengembangan JSC Mampu...
Pengembangan JSC Mampu Ketahui Posisi Kendaraan Penunggak Pajak
A A A
JAKARTA - Kerjasama Jakarta Smart City (JSC) dengan startup membuka inovasi baru dalam mengejar penunggak pajak kendaraan. Dengan aplikasi ini, kendaraan yang menunggak pajak bisa diketahui keberadaannya hingga ke jalan-jalan lingkungan.

Seperti yang dilakukan dalam kerjasama dengan sebuah perusahaan aplikasi saat ini. Dimana, perusahaan tersebut membantu mencapture nomor polisi kendaraan mengingat jumlah penunggak pajak nominalnya mencapai Rp2 Triliun.

"Kita sering razia, tapi hasilnya tidak maksimal. Bisa ga tekhnologi bantu. Yuk challenge teknologi. Kita bantu untuk masang infrastruktur nih, kita punya 7.000 perangkat kamera Closed Circuit Television (CCTV). Bisa gak? Katanya bisa apapun CCTV nya," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/8/2019).

Perusahaan aplikasi itu hanya butuh arah CCTV. Atika mengkolaborasikan dengan Dinas Perhubungan untuk menggunakan CCTV di persimpangan dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) berikut dengan Bandwidthnya. Artinya kerjasama Proud of Concept (POC). Hasilnya secara teknologi sudah bisa dialirkan kedalam aplikasi.

Untuk mengoperasikan aplikasi itu, lanjut Atika, diperlukan data. Atika pun memberikan data yang tidak bermasalah, yakni hanya nomor kendaraan dan jumlah tunggakan.

"Dicoba satu titik tuh. Dalam satu jam itu 500-600 ketahuan yang belum bayar pajak. Kita kerjasama lagi tuh di lima titik lain, termasuk jalan lingkungan, supaya kita tau polanya. Ternyata banyak lewat jalan lingkungan. Hasilnya dalam sehari itu potensi peningkatan pajak Rp2 miliar," pungkasnya.

Dalam kerjasama itu tentunya diperlukan petugas penagih kendaraan penunggak pajak tersebut. Bisa tidak selain polisi yang melakukan itu, ternyata bisa menggunakan satpol PP. Namun, bagaimana cara pembayarannya.

"Kita kerjasama dengan financial tekhnologi seperti Ovo, Gopay dan sebagainya. Termasuk M-banking. Kebanyakan kan motor yang besarannya paling Rp100-200 ribu. Nah inilah contoh pengembangan JSC yang akan kita luncurkan," ungkapnya.

Kedepan, Atika menyatakan akan bekerja sama dengan start up bidang kuliner, pariwisata dan sebagainya dan menjadikan JSC seperti aplikasi Gojek atau Grab yang satu pintu dalam berbagai pelayanan aplikasi.

"Nah kita mau buat satu JSC tapi didalamnya banyak berbagai pelayanan. Kalau Gojek itu kan ada Go ride, Go food, Go massage. Nah nanti di JSC dalamnya itu ada pelayanannya. Semacam pelayanan terpadu satu pintu gitu tapi bentuknya aplikasi," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Anies Ganti 2 Wali Kota...
Anies Ganti 2 Wali Kota dan 5 Pejabat Pemprov DKI, Berikut Nama-namanya
Dua Wajah Anies di Pusaran...
Dua Wajah Anies di Pusaran Reklamasi
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
Berhasil Dapat WTP Selama...
Berhasil Dapat WTP Selama Pimpin Jakarta, Anies Apresiasi Jajarannya
Gubernur Anies Dikabarkan...
Gubernur Anies Dikabarkan Sakit Parah, Begini Kata Wakilnya Riza Patria
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
1 jam yang lalu
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
1 jam yang lalu
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
8 jam yang lalu
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
8 jam yang lalu
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
8 jam yang lalu
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
10 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved