Tingkatkan Pelayanan, Jakarta Smart City Kembangkan Kerjasama dengan Startup

Senin, 12 Agustus 2019 - 23:02 WIB
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Jakarta Smart City Kembangkan Kerjasama dengan Startup
A A A
JAKARTA - Jakarta Smart City (JSC) terus berupaya mengatasi permasalahan dan melayani kebutuhan warga dengan teknologi. Kerjasama dengan para startup menjadi fokus utama pengembangan JSC.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania mengatakan, saat ini pihaknya memiliki produk Cepat Respon Masyarakat (CRM) sebagai salah satu pengembangan produk JSC. Menurutnya, CRM tersebut dilatarbelakangi oleh aplikasi Qlue yang jelas dapat mengidentifikasi permasalahannya. Baik dengan melihat atau memotret dan melaporkannya.

Namun, kata Atika, Qlue kerap terkendala karena tidak semua masyarakat melihat perkembangan tekhnologi dan ada juga yang melihat tetapi tidak mau melaporkannya di sosial media karena ga mau repot dan ada juga ibu-ibu yang tidak mau mengoperasikan aplikasi di telpon genggamnya tetapi dia mau mengeluhkan. Untuk itu, ada bale warga dan berbagai kegiatan lainnya di kelurahan.

"JSC mencapture semua dalam satu platform namanya Cepat Respon Masyarakat sebagai pelajaran dari Qlue, artinya Qlue tetap dipakai untuk melayani masyarakat yang suka menyampaikan keluhan dengan teknologi," kata Atika di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (12/8).

Atika menjelaskan, sedikitnya ada 12 keluhan di CRM dengan tujuan agar ada respons yang cepat. Menurutnya, apabila ada keluhan seperti di media sosial Twitter terkait lambatnya respons aduan itu diakibatkan oleh cek and ricek kebenaran keluhan. Banyak kata dia, keluhan warga yang tidak jelas kebenarannya. (Baca: Jakarta Masuk 30 Kota Ekosistem Startup Potensial )

Kemudian, lanjut Atika, ada aturan sanksi yang bilamana perangkat daerah terkait tidak menindaklanjuti respons tersebut tunjangan Kinerja Daerah (TKD) akan dipotong. Hal itu tentunya untuk menjamin respons cepat masyarakat.

"Kita tahu siapa (perangkat daerah) yang lambat, tiap bulan dilaporkan ke wali kota. Kita kasih dasboard wali kota, kita juga mengecek. setiap dua bulan sekali kita review di town hall meeting. Penalti kita TKD," ungkapnya.

Penyediaan infrastruktur, kata Atika telah dilakukan sejak awal JSC dibangun. Saat ini yang dilakukan adalah pengembangan level smartcity. Bagaimana memanfaatkan teknologi bukan sekedar internal pelayanan pemerintah.

Akhirnya JSC pun ditempatkan sebagai inovasion hub untuk melahirkan layanan digital yang membantu masyarakat seperti info pangan, dan jual beli tanah yang sudah ada meskipun masih standar.

"Apalagi nih agar JSC menjadi lebih cepat sebagai inovasion hub. Gunanya membangun ekositem digital di kota Jakarta dengan mengundang ekosistem starup di Jakarta," ungkapnya.

Atas pemikiran tersebut, Atika mengkolaborasikannya dengan menjadikan pemerintah sebagai pihak yang mempunyai pemahaman permasalahan dan pemilik infrastruktur pendukung sebuah Startup tersebut.
Ke depan, Atika menyatakan akan bekerja sama dengan start up bidang kuliner, pariwisata dan sebagainya dan menjadikan JSC seperti aplikasi Gojek atau Grab yang satu pintu dalam berbagai pelayanan aplikasi.
"Nah kita mau buat satu JSC tapi didalamnya banyak berbagai pelayanan. Kalau Gojek itu kan ada Go ride, Go food, Go massage. Nah nanti di JSC dalamnya itu ada pelayanannya. Semacam pelayanan terpadu satu pintu gitu tapi bentuknya aplikasi," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Anies Lantik 12 Pejabat...
Anies Lantik 12 Pejabat Tinggi di Pemprov DKI
Anies Ganti 2 Wali Kota...
Anies Ganti 2 Wali Kota dan 5 Pejabat Pemprov DKI, Berikut Nama-namanya
Dua Wajah Anies di Pusaran...
Dua Wajah Anies di Pusaran Reklamasi
Anies Baswedan Dapat...
Anies Baswedan Dapat Penghargaan Lagi, Pemprov DKI Raih Top Digital Awards 2020
7 Aksi Anies Baswedan...
7 Aksi Anies Baswedan di Forum Internasional Tahun 2021
Gubernur Anies Dikabarkan...
Gubernur Anies Dikabarkan Sakit Parah, Begini Kata Wakilnya Riza Patria
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
32 menit yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
1 jam yang lalu
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
4 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
8 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
8 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
8 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved