Tol Palembang Indralaya Dikepung Api

Senin, 05 Agustus 2019 - 20:37 WIB
Tol Palembang Indralaya...
Tol Palembang Indralaya Dikepung Api
A A A
INDRALAYA - Tol Palembang-Indralaya (Palindra), Sumatera Selatan yang menghubungkan Kota Palembang dan Kabupaten Ogan Ilir dikepung api karena kembali terbakar, Senin (5/6/2019). Kebakaran diperparah dengan kondisi angin yang cukup kencang.

Dari pantauan SINDOnews, lahan yang terbakar di Palindra terjadi sejak Senin (5/6/2019) sore. Hingga saat ini, tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus berupaya memadamkan api dengan mengerahkan pasukan di posko terdekat.

Dari data BPBD Sumsel, sepanjang tahun 2019 sudah sekitar 257 hektare lahan terbakar, bahkan lahan yang terbakar mayoritas berada di lahan tidur milik masyarakat.

Melihat kondisi itu, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta seluruh camat dikumpulkan. Pihaknya meminta para camat memastikan siapa pemilik lahan tidur yang sering terbakar untuk mudah diinvestigasi.

"Saya sudah perintahkan Asisten I dan Danrem mengumpulkan semua camat. Cek lagi lahan terbakar itu kenapa bisa yang terbakar lahan kosong atau lahan tidur," ujar Herman Deru saat diwawancarai SINDOnews, Senin (05/08/2019).

Tidak hanya itu, Herman Deru meminta seluruh pihak terkait sama-sama dapat mencari solusi untuk mengatasi. Sebab, kebakaran lahan ini tidak hanya dapat ditangani dan dipadamkan begitu saja.

"Saya akan cek peralatan dan siapkan anggaran pencegahan. Jadi jangan ini hanya penanganan aja, sosialisasinya juga perlu, beri solusi agar pengolahan lahan tidak dibakar dan lahan tidur itu tidak terbengkalai," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Sumatera Selatan Iriansyah menyebut sejauh ini tercatat ISPU di bawah 50. Sedangkan untuk jarak pandang mencapai 10 kilometer.

"ISPU dan jarak pandang masih normal. Kalau untuk lahan terbakar kini tercatat di BPBD sekitar 257,9 hektare," katanya.

Untuk rincian kabupaten dengan luasan lahan terbakar antara lain di Kabupaten Ogan Ilir 121,1 Ha, Banyuasin 6 Ha, Pali 57,75 Ha, Lubuklinggau 0,5 Ha, OKI 68,5 Ha dan Musi Banyuasin 4 hektare.

Untuk penanganan sendiri, kini ada 1.512 personel gabungan dari TNI, Polri hingga masyarakat peduli api. Seluruh personel tersebar di lebih dari 300 desa dan ploting 90 desa yang cukup rawan.

"Kendala pemadaman itu sendiri karena lahan terbakar aksesnya sulit dijangkau. Kondisi cuaca yang panas juga menjadi salah satu faktor api cepat menjalar dari satu titik ke titik lain karena keterbatasan sumber air," katanya.

Selain itu, kata Iriansyah, BPBD juga menurunkan empat heli water bombing untuk pemadaman udara. Ada pula satu unit pesawat untuk patroli dan memastikan luas lahan yang terbakar dari udara.

"Puncak kemarau masih diprediksi terus meningkat dari Agustus-September. Kita siaga di seluruh daerah rawan karhutla," tuturnya.

Terakhir, lahan terbakar terjadi di daerah Ogan Ilir yang dekat dengan jalan lintas timur Sumatera. Bahkan asap kebakaran sempat menutupi sebagian jalan hingga membuat pengendara harus berhati-hati saat melintas.
(sms)
Berita Terkait
Dua Hektar Lahan di...
Dua Hektar Lahan di Tepian Tol Palindra Terbakar
Kebakaran Hebat Kepung...
Kebakaran Hebat Kepung Kedua Sisi Jalan Tol Palindra
Hutan di Area Tol Palindra...
Hutan di Area Tol Palindra Sumatera Selatan Kembali Terbakar
Gudang Minyak Ilegal...
Gudang Minyak Ilegal di Dekat Gerbang Tol Palindra Terbakar Hebat
Tarif Tol Palembang-Indralaya...
Tarif Tol Palembang-Indralaya dan Pekanbaru-Dumai Naik Mulai 18 Maret
Terbakar, Pemadaman...
Terbakar, Pemadaman 3 Hektare Lahan Pinggir Tol Palindra Berlangsung 4 Jam
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
3 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
3 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
4 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved