Langgar Jam Operasional, Lima Truk Tanah Dihentikan Warga Dadap

Senin, 05 Agustus 2019 - 16:03 WIB
Langgar Jam Operasional,...
Langgar Jam Operasional, Lima Truk Tanah Dihentikan Warga Dadap
A A A
TANGERANG - Warga Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang, menggelar aksi protes menolak keberadaan truk pengangkut tanah melintas di ruas jalan permukiman warga. Pasalnya, keberadaan truk tanah tersebut membuat jalan rusak dan membahayakan nyawa para warga.

Aksi warga ini dilakukan di Jalan Raya Perancis, Kosambi, Kabupaten Tangerang, di depan Pabrik PT Paradise. Secara kebetulan, ada lima truk tanah berwarna hijau melintas. Warga langsung berkerumun menutup jalan dan menghentikan truk tersebut.

Perwakilan masyarakat, Wahyudi mengatakan, warga meminta Peraturan Bupati terkait operasional truk tanah ditegakkan."Dalam Peraturan Bupati Nomor 47/2018 tentang Pembatasan Jam Operasional Angkutan Barang aturannya truk tanah dan kendaraan berat boleh beroperasi mulai pukul 22.00 hingga 05.00 di seluruh Kabupaten Tangerang. Masyakarat Kecamatan Kosambi sudah empat kali ini menggelar aksi ini. Tak ada yang mengkoordinasi. Ini murni warga bergerak. Kami sudah kesal dengan truk-truk tanah yang melanggar ini,” ujar Wahyudi, Senin (5/8/2019).

Menurut Wahyudi, keberadaan truk pengangkut tanah ini membuat jalan jalanan rusak, berdebu, kerap memakan korban jiwa, kemacetan akibat truk tanah ini juga merugikan ekonomi warga.

Warga Kosambi lainnya, Supriyadi menambahkan, sangat khawatir jika truk tanah melintas di luar jam yang diatur Perbup, nyawa warga terancam. “Truk tanah ini sudah menggangu warga. Kami hanya ingin Pergub ditegakkan. Tidak menyetop 24 jam kok. Sudah banyak yang mati dan jadi korban. Setop mobil tanah besok. Aktivitas warga setiap pagi, anak sekolah, pergi ke pasar, terancam menjadi korban truk tanah yang melanggar ini. Kemarin saja, di Kawaraci empat orang meninggal,” ucapnya.
(whb)
Berita Terkait
Mencekam! Bentrokan...
Mencekam! Bentrokan Pecah di Konawe, Warga Protes Debu Batu Bara Dibalas Tembakan Gas Air Mata
Kantor Bawaslu Bengkulu...
Kantor Bawaslu Bengkulu Selatan Kembali Didemo, Massa Bawa Keranda Mayat
Terancam, Tenaga Medis...
Terancam, Tenaga Medis dan Warga Pendatang Mengungsi Tinggalkan Kobakma Papua
Camat Parung Panjang...
Camat Parung Panjang Ngumpet di Kantor, Massa Demo dan Aparat Saling Dorong
Warga Ramai-ramai Kepung...
Warga Ramai-ramai Kepung Kantor Camat Parung Panjang, Sindir Pungli: Ada Uang Seratus, Jalan Lu Mulus
Diluruk Puluhan Warganya,...
Diluruk Puluhan Warganya, Kades di Gresik Ini Pilih Kabur
Berita Terkini
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
4 menit yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
2 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
3 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
4 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
4 jam yang lalu
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
6 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved