Jelang Idhul Adha, Balai Karantina Cek Kesehatan Hewan

Selasa, 30 Juli 2019 - 16:54 WIB
Jelang Idhul Adha, Balai...
Jelang Idhul Adha, Balai Karantina Cek Kesehatan Hewan
A A A
TANJUNGPINANG - Kantor Balai Karantina Pertanian (Barantan) Kelas II Tanjungpinang mengecek kesehatan hewan kurban sapi dan kambing di enam titik kandang di Tanjungpinang, Selasa (30/7/2019). Pengecekan ini guna menjamin agar terhindar dari berbagai penyakit saat dikonsumsi masayarakat pada Lebaran Haji 11 Agustus mendatang.

Medik Veteriner Barantan Tanjungpinang drh. Da'inurritus Imrianingrum mengatakan, pemeriksaan merupakan kegiatan rutin terhadap hewan yang baru masuk ke Tanjungpinang, terutama saat menyambut hari raya kurban.

Ada pun pemeriksaan yang dilaksanakan dengan mengambil sampel darah, kotoran sapi dan kambing. Kemudian, akan diperiksa petugas untuk mengetahui kondisi fisik bersangkutan.

"Darah hewan dicek untuk melihat apakah ada bruselosis (infeksi bakteri) dan kotoranya untuk mengecek parasit," kata Imria di Kandang Parholong, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang.

Imria menyampaikan, untuk pemeriksaan sapi dan kambing baru tiba ada di enam kandang, yakni Kandang Parholong milik Parada Hakim Harahap, kandan milik Tamrin di Batu 13, kandang milik Iwan di Sungai Pulai, kandang milik Parman di Dompak, kandang milik Sembiring di Jalan Ganet dan kandang milik Daswit di Batu 5.

Hewan sapi dan kambing ini didatangkan dari Provinsi Lampung, Sumatera Barat dan Jambi. "Hewan ini kan berasal dari luar daerah makanya perlu pengecekan kesehatannya. Hewan kurban masuk ke Tanjungpinang sudah lebih seribuan ekor," kata Imria.

Sementara itu, Parada mengatakan, untuk hewan kurban tahun ini di kandangnya berjumlah 297 ekor, terdiri dari 75 ekor sapi dan 222 ekor kambing. Rata-rata berat hewanya mulai 200 kg sampai 350 kg satu ekor sapi dan kambing 22-60 kg per ekor. Sapi dan kambingnya berasal dari Lampung "Ini yang diperiksa baru empat hari tiba dari Lampung," kata Parada.

Parada mengakatan, sejauh ini antusias masyarakat untuk berkurban masih sepi. Dibandingkan tahun sebelumnya, tahun ini minat pembeli menurun drastis. Menurut dia, penyebabnya adalah faktor ekonomi masyarakat.

Untuk harga jualnya mulai satu ekor sapi dari Rp18 juta sampai Rp28 juta, sedangkan kambing Rp2,5 sampai Rp5 juta per ekor. "Sekarang masih sepi, ramai yang pesan biasanya mendekati hari H. Kalau dilihat sebelumnya, satu bulan sudah banyak beli, tapi ini belum juga," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Cerita Faiz Arsyad,...
Cerita Faiz Arsyad, Mahasiswa Indonesia yang Pertama Kali Rayakan Idul Adha di Rusia
Hari Raya Idul Adha,...
Hari Raya Idul Adha, Ustaz Najmi Umar Bakkar : Jangan Ragu Bahwa Allah Itu Ada
Haedar Nashir: Inti...
Haedar Nashir: Inti dari Idul Adha Adalah Jiwa dan Semangat Berbagi
27 Ucapan Selamat Idul...
27 Ucapan Selamat Idul Adha 2024 untuk Teman, Bisa Jadi Referensi Berbagi Pesan
Rayakan Idul Adha, J99...
Rayakan Idul Adha, J99 Salurkan Puluhan Hewan Kurban ke Enam Kota
Tarekat Tajjul Khalwatiyah...
Tarekat Tajjul Khalwatiyah Gowa Salat Idul Adha Hari Ini
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
4 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
4 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
4 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
6 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
8 jam yang lalu
Infografis
Head to Head Indonesia...
Head to Head Indonesia vs Thailand Jelang Semifinal Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved