BNPB Percepat Penanganan Dampak Gempa di Halmahera

Kamis, 18 Juli 2019 - 09:46 WIB
BNPB Percepat Penanganan...
BNPB Percepat Penanganan Dampak Gempa di Halmahera
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sumber daya, baik personel dan bantuan logistik, untuk percepatan penanganan dampak gempa di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Bahkan Kepala BNPB Doni Monardo menuju ke Ternate dan selanjutnya menggunakan helikopter turun ke lokasi terdampak, Kamis (18/7/2019).

BNPB mengerahkan helikopter Mi-8 untuk distribusi logistik bantuan. Bantuan yang dimobilisasi untuk penanganan pascagempa berupa: perlengkapan sekolah 130 paket, matras (30 Lembar), tikar (20 lembar), Sandang (75 paket), perlengkapan keluarga (25 paket), selimut (40 lembar), tenda gulung (20 paket), lauk pauk (204 paket), makanan siap saji (114 paket), makanan tambahan gizi (120 paket), perlengkapan bayi (30 paket), kebersihan keluarga (20 paket), rekreasional (30 paket), sarung dewasa (29 lembar), dan karung (250 lembar).

“BNPB memobilisasi bantuan logistik dan peralatan dari Ternate menuju Sofifi dan berlanjut ke Saketa. Upaya penanganan selama masa tanggap darurat di bawah kendali pos komando,” kata Plh Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, melalui keterangan tertulis yang diterima SINDOnews.

Tim Reaksi Cepat BNPB melaporkan kendala di lapangan berupa ketersediaan BBM, akses dan jaringan komunikasi di beberapa desa, tenaga medis dan trauma healing, dan alat angkut distribusi bantuan. Di sisi lain, kebutuhan mendesak selama keadaan darurat antara lain terpal, selimut, tikar, air minum, makanan siap saji, dan kidsware.

Sementara itu, sebanyak 1.061 rumah mengalami rusak berat (RB) pascagempa 7,2 magnitudo pada Minggu 14 Juli 2019 yang mengguncang Halmahera Selatan. Selain itu, sedikitnya 78 fasilitas umum (fasum) di kabupaten ini juga terdampak dengan kategori rusak berat.

Data BPBD Provinsi Maluku Utara hingga 17 Juli 2019 mencatat rumah rusak berat 1.061 unit, rusak sedang 1.412 unit, sedangkan fasum rusak RB 78 dan rusak ringan 39 unit. Kerusakan terbesar berada di Kecamatan Gane Barat Selatan dengan 542 unit RB, Kepulauan Joronga 287, Gane Barat 203, Gane Timur Selatan 116, Bacan Timur Tengah 72, Bacan Timur Selatan 8, dan Bacan Timur 2.

BPBD mencatat 73 desa di 11 kecamatan terdampak akibat gempa yang terjadi pada pukul 16.10 WIB tersebut. Tidak hanya kerusakan, tetapi juga korban meninggal dunia, luka-luka maupun pengungsian. Ke-11 kecamatan tadi adalah Bacan, Bacan Timur, Bacan Timur Tengah, Bacan Timur Selatan, Gane Barat Selatan, Gane Barat, Bacan Barat, Gane Barat Utara, Kepulauan Joronga dan Gane Timur Tengah. Hanya Kecamatan Bacan Barat yang teridentifikasi terdampak minor yaitu 3 unit fasum rusak berat.

Data BPBD Provinsi Maluku Utara per 17 Juli 2019 mencatat 13.250 KK atau 53.076 jiwa mengungsi dan tersebar di 10 kecamatan. Sementara itu, korban luka berat 32 orang dan luka ringan 97. Terkait dengan korban meninggal dunia (MD), sebelumnya diberitakan berjumlah 6 orang, BNPB telah melakukan konfirmasi dengan posko terhadap kepastian jumlah korban tersebut.
(wib)
Berita Terkait
Gempa 5 Magnitudo Guncang...
Gempa 5 Magnitudo Guncang Halmahera Selatan
Gempa Dangkal Magnitudo...
Gempa Dangkal Magnitudo 3,8 Guncang Halmahera Selatan
Bantuan Kemanusiaan...
Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama Pemerintah Indonesia Tiba di Gaziantep
Gempa M5,0 Guncang Halmahera,...
Gempa M5,0 Guncang Halmahera, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Gempa Magnitudo 2,9...
Gempa Magnitudo 2,9 Guncang Halmahera Selatan Maluku Utara
Gerak Cepat, BNI Bantu...
Gerak Cepat, BNI Bantu Korban Gempa Mamuju
Berita Terkini
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
20 menit yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
29 menit yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
35 menit yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
47 menit yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
1 jam yang lalu
Integrasi Pendidikan,...
Integrasi Pendidikan, Visitasi Rektorat UIN Jakarta Berjalan Lancar dan Tak Ganggu KBM
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved