BPTJ Usul Perluasan Ganjil Genap, Kadishub DKI: Banyak Hal Perlu Dikaji

Jum'at, 12 Juli 2019 - 11:39 WIB
BPTJ Usul Perluasan...
BPTJ Usul Perluasan Ganjil Genap, Kadishub DKI: Banyak Hal Perlu Dikaji
A A A
JAKARTA - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta masih akan mengkaji usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) terkait pemberlakuan sistem ganjil genap seperti saat pelaksanaan Asian Games 2018. BPTJ mengusulkan sistem ganjil genap diperluas untuk mengurangi kemacetan di Jakarta.

"Usulan dari BPTJ kami sudah terima suratnya dan akan melakukan koordinasi. Tentu mereka sudah lakukan evaluasi. Evaluasi yang sudah dilakukan itu akan kita coba pelajari," ujar Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo, saat dihubungi SINDOnews, Jumat (12/7/2019).

Syafrin menyebutkan, dalam pemberlakuan sistem ganjil genap banyak aspek yang harus dipertimbangkan. Mulai dari aspek sosial hingga aspek ekonomi. (Baca juga: Faktor Ekonomi Menjadi Penentu Akhir Perpanjangan Ganjil Genap Jakarta)

"Dari sisi kami di Pemprov DKI, dalam mengambil keputusan, itu banyak aspek harus dinilai. Jadi dari kajian BPTJ, akan kami lakukan kajian kembali secara komperhensif, apakah itu aspek ekonominya, sosial, dan lain-lain. Itu harus masuk ke dalam kajian secara menyeluruh," bebernya.

Selain itu, pihaknya juga mepertimbangkan berdasarkan kebutuhan yang ada. Saat Asian Games berlangsung, ganjil genap memang dibutuhkan demi kelancaran arus lalu lintas dibanding hari biasa. Sehingga perjalanan para atlet menuju venue-venue pertandingan bisa tepat waktu.

"Saat Asian games kemarin kan ganjil genap dilakukan dalam jangka pendek bukan jangka panjang. Nah ini akan kita lakukan kajian. Kalau surat BPTJ akan jangka panjang, kami harus lakukan kajian komprehensif untuk kajian jangka panjang," tuturnya. (Baca juga: Soal Ganjil Genap, Anies Condong Perbanyak Angkutan Umum Massal)

Syafrin mengaku belum mendapatkan lampiran soal kajian ganjil genap dari BPTJ. Oleh karena itu, Dishub akan menunggu kajian itu hingga selanjutnya mempelajari apa saja yang harus dipertimbangkan. Apalagi penerapan ganjil genap itu diusulkan untuk jangka panjang.

"Baru surat, lampiran kajian belum disampaikan. Itu kami sedang mintakan. Nanti kita pelajari apakah komperhensif seperti yang dimaksud tadi," pungkasnya.

BPTJ sebelumnya meminta Pemprov DKI Jakarta untuk kembali menerapkan perluasan wilayah ganjil genap yang pernah dilaksanakan pada Asian Games 2018 lalu. (Baca juga: Ganjil Genap Lanjut atau Tidak, Muncul Banyak Usulan Ektrim di FGD)

Kepala BPTJ Bambang Prihartono menilai, dengan diberlakukannya perluasan ganjil-genap saat perhelatan olah raga terakbar di benua Asia itu, kemacetan di Jakarta mengalami penurunan sebesar 17 persen.

Adapun waktu penerapannya, yakni Senin-Jumat yang dimulai dari pukul 06.00 hingga 21.00. "Memang kemacetan sudah parah. Kita sudah harus antisipasi," kata Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (11/7/2019).
(thm)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
3 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
4 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
4 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
5 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
5 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
7 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved