BKIPM Manado Musnahkan Hasil Perikanan Tanpa Dokumen Lengkap

Rabu, 26 Juni 2019 - 16:26 WIB
BKIPM Manado Musnahkan...
BKIPM Manado Musnahkan Hasil Perikanan Tanpa Dokumen Lengkap
A A A
MANADO - Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Manado melakukan pemusnahan terhadap hasil perikanan tidak memiliki dokumen lengkap yang berusaha diselundupkan lewat Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Hasil perikanan yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu, yakni 6 Kg Teripang, 15 ekor lobster beku dan 3,5 Kg lobster beku, 4 ekor kepiting bakau, 2 ekor ikan napoleon, 3 ekor kepiting bakau yang akan dikirim ke Jakarta, dan 3,5 kg ikan olahan.

Kepala BKIPM Manado Muhammad Hatta Arisandi mengatakan, komoditas yang dimusnahkan tidak memiliki dokumen dan diamankan ketika berupaya diterbangkan dari Manado. "Ada yang kami tolak untuk dilengkapi dokomennya tapi tidak diurus. Ada yang memang tidak mengurusnya," ujar Hatta, Rabu (26/6/2019).

Selain itu ada juga jenis kerang, karang dan rumah hewan lunak yang berhasil disita, namun tidak dimusnahkan. Barang tersebut dijadikan display agar jadi bahan edukasi ke masyarakat. Pemusnahan komoditi perikanan dilaksanakan bersamaan dengan pemusnahan barang terlarang oleh PT Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi Manado.

AP I Bandara Sam Ratulangi memusnahkan 464 power bank dan minuman Cap Tikus sebanyak 65 liter. Power bank yang disita berkapasitas lebih dari 10.000 mAH itu merupakan barang selang April hingga Juni 2019. Jumlah barang terlarang yang disita di Bandara Sam Ratulangi cenderung turun. Cap tikus misalnya dalam setahun terakhir jumlahnya tak sampai ratusan liter.

"Dua tahun lalu, kita lakukan pemusnahan seperti ini sampai 500 liter," kata Minggus Gandeguai, GM AP I Bandara Samrat Manado.

Pada Maret 2019 lalu, Angkasa Pura I Bandara Sam Ratulangi memusnahkan 20 liter Cap Tikus, ribuan korek api, bahan bakar gas yang dikemas dalam lima dus, 840-an power bank dan aerosol. Ratusan power bank sitaan dimasukkan dalam tong berisi air. Setelah itu nantinya akan dihancurkan.

Sementara, puluhan liter Cap Tikus dikeluarkan dari kemasan dan ditumpahkan ke lubang yang tersedia. Menurut Minggus, turunnya jumlah barang sitaan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat.
(wib)
Berita Terkait
Triwulan III, Penumpang...
Triwulan III, Penumpang Bandara Sam Ratulangi Manado Meningkat
38 Penerbangan dan 3.842...
38 Penerbangan dan 3.842 Penumpang Terdampak Penutupan Bandara Sam Ratulangi
Diperluas 2 Kali Lipat,...
Diperluas 2 Kali Lipat, Bandara Sam Ratulangi Manado Siap Beroperasi Penuh
Sering Terjadi Penumpukan,...
Sering Terjadi Penumpukan, Terminal Baru Bandara Sam Ratulangi Akhirnya Difungsikan
Selama Libur Nataru,...
Selama Libur Nataru, Penumpang di Bandara Sam Ratulangi Manado Meningkat 25%
Bandara Sam Ratulangi...
Bandara Sam Ratulangi Manado Terima Stimulus PJP2U
Berita Terkini
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
1 jam yang lalu
Pramono Yakin CFD Rasuna...
Pramono Yakin CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Dilirik Wisatawan Mancanegara
1 jam yang lalu
Gempa 5,3 Magnitudo...
Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya
1 jam yang lalu
Dokter Gigi Asal Vietnam...
Dokter Gigi Asal Vietnam Buka Praktik di Ciputat Pakai Izin Tinggal Kunjungan, Endingnya Dideportasi
3 jam yang lalu
Pramono Akan Resmikan...
Pramono Akan Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan
3 jam yang lalu
Nunggak Bayar Sewa Indekos,...
Nunggak Bayar Sewa Indekos, Motor Teman Diembat
4 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Piala...
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Bentrok dengan Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved