Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Berlatih di Sawah Sebelum Beraksi

Rabu, 05 Juni 2019 - 19:46 WIB
Pelaku Bom Bunuh Diri...
Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Berlatih di Sawah Sebelum Beraksi
A A A
SOLO - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Almeza Dahniel menyatakan kasus percobaan bom bunuh diri di depan pos pantau Polisi di simpang Tugu Kartasura, Sukoharjo Senin (2/6) malam lalu telah selesai dan terungkap. RA (22), warga Dukuh Kranggan Kulon RT 01/RW 02, Desa Wirogunan, Kecamatan Kartasura, kabupaten Sukoharjo merupakan pelaku tunggal dan tidak memiliki jaringan.

"Pelaku yang menjadi korban tergeletak adalah pelaku tunggal dan tidak memiliki jaringan. Pelaku ini berbait melalui media sosial (medsos) kepada Al-Baghdadi, ISIS,” kata Rycko Almeza Dahniel usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pembagian sembako di Gedung Graha Saba Buana Solo, Rabu (5/6/2019) sore.

Sebelumnya, RA menerima doktrin doktrin sampai akhir 2018 akhirnya berbaiat kepada Al Baghdadi. Setelah itu, RA mulai diajari membuat petasan hingga merakit bom dalam skala kecil atau low eksplosif.

Selanjutnya, aksi bom bunuh diri di depan pos pantau tugu Kartasura merupakan perintah dari Al Baghdadi sebagai tindakan amaliyah. Sehingga paham radikal sangat rentan masuk kepada kaum muda, anak-anak dan remaja melalui medsos. Terlebih pelaku dalam keseharian bersikap tertutup. Bahkan dalam kegiatan keseharian, orangtuanya tidak boleh tahu.

RA sebelumnya juga telah mengajak keluarganya untuk mengikuti ajaran dari ISIS. Namun dari pihak keluarga menolak karena mereka tahu bahwa paham itu tidak benar.

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), semua rangkaian elektronik dan campuran bahan peledak sama dengan yang ditemukan di rumahnya. Selain itu, Polisi juga telah meminta keterangan dari keluarga, pelaku serta data Polri. Polisi juga telah membuka percakapan RA dengan Al-Baghdadi melalui medsos. Sehingga RA merupakan pelaku tunggal dan tidak memiliki jaringan.

Fenomena yang terjadi pada RA sebenarnya bukan pertama kali di Indonesia. Sebelumnya di Surabaya Jawa Timur, kasusnya juga hampir sama. Yakni bapaknya yang berhubungan melalui medsos dengan Al Baghdadi lalu mengajak istri dan membawa anaknya untuk melakukan aksi bom bunuh diri.

Hasil pemantauan CCTV dan pemeriksaan tim penjinak bom (jibom) gegana Polri, ledakan tidak sempurna, serta cara merakit juga tak sempurna. Sehingga luka yang dialami pelaku terdapat di sekitar tempat menyimpan bom panci yang disimpan di pinggang. Pelaku yang mengalami luka robek di perut, paha, dan tangan kini telah ditahan. "Kondisinya semakin membaik karena lukanya tak serius," terangnya.

Sebelum beraksi melakukan bom bunuh diri, RA ternyata telah melakukan percobaan dengan membuat ledakan-ledakan kecil di sawah. "Hari harinya itu aja kerjaannya,” ucap Kapolda.

Bom untuk uji coba, perakitannya dilakukan di dalam kamar. Setelah lulus MAN, RA tidak bekerja namun sering meminta uang kepada orangtuanya untuk membeli peralatan elektronik.

Dirinya juga menghimbau kepada para guru, ustaz, kiai dan pemimpin di sekolah untuk turut mewaspadai radikalisasi melalui medsos. Cara itu ternyata paling efektif karena langsung ke tangan pemegang HP sendiri. Sehingga upaya penyebaran paham radikal bukan hanya melalui orang perorang dan kelompok.
(nag)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
11 menit yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
20 menit yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
1 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
3 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
12 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
15 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved