Pasca Demo 22 Mei, Aliansi Relawan Jokowi Ajak Rajut Kembali Kerukunan

Jum'at, 24 Mei 2019 - 15:16 WIB
Pasca Demo 22 Mei, Aliansi...
Pasca Demo 22 Mei, Aliansi Relawan Jokowi Ajak Rajut Kembali Kerukunan
A A A
JAKARTA - Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) prihatin atas bentrokan yang terjadi di kawasan Jalan MH Thamrin dan sekitarnya hingga memakan korban meninggal dunia sebanyak 8 orang.

“Kami ARJ hadir menggaungkan untuk kembali merajut kerukunan dan persatuan bangsa di tengah aksi-aksi yang mengancam keutuhan persatuan bangsa,” ujar Koordinator ARJ Aidil Fitri di Jakarta, Jumat (24/5/2019).

Aidil menyebut, seharusnya Pemilu 2019 dimaknai sebagai proses demokrasi yang harus dihormati bersama dan menjadi pembelajaran bagi pendewasaan politik yang ada di Indonesia.

Oleh karena itu nilai-nilai kerukunan dan persatuan harus dijadikan platform dan harus menyentuh semua elemen masyarakat. Sehingga tidak ada konflik yang justru akan membuat susah masyarakat. “Nilai-nilai kerukunan dan persatuan harus klta jadikan platform saat ini dan harus menyentuh semua elemen masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Penanggung Jawab Tunggal ARJ Haidar Alwi menyatakan, tugas Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke depan akan semakin berat. Banyak pihak yang akan melakukan pembusukan atas pemerintahan Jokowi yang telah ditetapkan sebagai pemenang dalam Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Di antara yang merongrong adalah Islam radikal. Mereka meneriakkan jihad, padahal definisi jihad sangat jelas yakni tidak menghianati pemerintah yang sah. Dalam Islam, orang yang mengkhianati pemerintahan dihukum pancung,” tegas Haidar Alwi.

Haidar juga menegaskan, ke depan jika diberi kesempatan mengawal lagi pemerintahan Jokowi, maka ARJ merupakan pihak yang pertama ikut mengawal. Ke depan tugas ARJ semakin berat sehingga ARJ harus lebih bersatu dan solid lagi.

“Saatnya kita bersatu karena pemilu sudah selesai, dan KPU sudah mengumumkan lebih cepat. ARJ dengan 875 organ relawan Jokowi di seluruh Indonesia supaya damai dan jangan mau diadu domba secara brutal,” pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
PSBB Bodebek Diperpanjang...
PSBB Bodebek Diperpanjang hingga 22 Mei
Kegagalan Negara Mengungkap...
Kegagalan Negara Mengungkap Dalang Kerusuhan di Indonesia
Ingat! 22 Mei 2020,...
Ingat! 22 Mei 2020, ASN Tetap Masuk Kerja
Kementerian Agama: Isbat...
Kementerian Agama: Isbat Awal Syawal Digelar 22 Mei 2020
Akhirnya Film Legenda...
Akhirnya Film Legenda Petualang Herman Lantang Diputar 22 Mei
Menag: Sidang Isbat...
Menag: Sidang Isbat Awal Syawal 1441H Digelar 22 Mei
Berita Terkini
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
40 menit yang lalu
Rantis Brimob Siaga...
Rantis Brimob Siaga di Mabes Polri di Tengah Pengusutan Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
1 jam yang lalu
Pengamanan di Polda...
Pengamanan di Polda Metro Diperketat usai Penggeledahan, Puluhan Brimob Bersenjata Siaga
2 jam yang lalu
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
3 jam yang lalu
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
3 jam yang lalu
Gempa Magnitudo 4,7...
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Polewali Mandar Pagi Ini, Dirasakan hingga Makassar
3 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved