Warga Merangin Tewas Tertembus Peluru Nyasar saat Bentrok 22 Mei di Tanah Abang

Kamis, 23 Mei 2019 - 17:59 WIB
Warga Merangin Tewas...
Warga Merangin Tewas Tertembus Peluru Nyasar saat Bentrok 22 Mei di Tanah Abang
A A A
MERANGIN - Kabar duka datang dari salah satu keluarga di Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi. Betapa tidak salah satu anggota keluarganya tewas diduga tertembus peluru nyasar aparat saat terjadi bentrok antara pengunjuk rasa dan aparat di Tanah Abang pada 22 Mei 2019 kemarin.

Informasi yang berhasil dihimpun dari pihak keluarga korban menyebutkan bila saat itu korban Sandro (32) sekitar pukul 06.30 WIB berangkat dari rumahnya di Tangerang Selatan menuju ke Tanah Abang untuk berjualan pakaian, sekitar pukul 09.00 WIB korban sampai di Stasiun Tanah Abang dan menuju Pasar Tanah Abang namun saat itu dilokasi tersebut sedang terjadi kerusuhan antar pengunjuk rasa dengan aparat.

Namun tiba-tiba saat korban Sandro berjalan menuju tempat kerja, korban langsung terjatuh tertembus peluru tajam tepat di bagian dada dan tembus ke paru-paru.

Korban langsung diselamatkan warga dan dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan Jakarta. Usai mendapat perawatan hampir 12 jam, sekitar pukul 04.30 WIB Kamis 23 Mei 2019 korban dinyatakan meninggal dunia.

Mendapat informasi tersebut keluarga korban langsung menjemput jasad keluarganya, dengan menggunakan Ambulans Pemprov Jambi sekitar pukul 13.00 WIB jenazah diberangkatkan dari RS Tarakan Jakarta dan akan dimakamkan di pemakaman umum di Pamenang.

Doni adik kandung korban menyayangkan kejadian ini, dirinya berharap ada perhatian dari pemerintah terkait kejadian ini.

"Kakak saya ini pedagang di Tanah Abang, dia menjadi korban peluru nyasar aparat dan saat ini sudah meninggal dunia, kami minta kepada pemerintah untuk bertanggung jawab terkait kejadian ini," jelas Doni. Lebih lanjut dia berharap ada penjelasan dari pemerintah terkait peluru nyasar yang menewaskan kakaknya.

"Saya minta adanya penjelasan dari pemerintah, kenapa bisa terjadi peluru nyasar padahal kakak saya ini bukan peserta unjuk rasa," pungkasnya
(sms)
Berita Terkait
Kondisi Terkini Korban...
Kondisi Terkini Korban Peluru Nyasar di Tangerang: Suami Jalani Operasi, Istri Diizinkan Pulang
Pasutri di Tangerang...
Pasutri di Tangerang Terkena Peluru Nyasar saat Polisi Buru Terduga Pelaku Kejahatan
Lansia di Makassar Kena...
Lansia di Makassar Kena Peluru Nyasar saat Hendak Sahur
Kasus Peluru Nyasar...
Kasus Peluru Nyasar Kena Pasutri, Polisi di Tangerang Diperiksa Propam Polda Banten
Warga Bandarlampung...
Warga Bandarlampung Dikejutkan dengan Peluru Nyasar, Proyektil Ditemukan di Atas Kasur
Dua Peluru Nyasar ke...
Dua Peluru Nyasar ke Permukiman Ciracas, Warga Terluka di Pelipis
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
47 menit yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
2 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
2 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
4 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
5 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved