Cegah Bentrok Meluas ke Tangerang, Polisi Razia Penumpang KRL
Rabu, 22 Mei 2019 - 09:32 WIB
Cegah Bentrok Meluas ke Tangerang, Polisi Razia Penumpang KRL
A
A
A
TANGERANG - Petugas Polresta Tangerang bergerak cepat mengantisipasi terjadinya bentrok massa pendukung Prabowo-Sandi dengan aparat di Jakarta.
Salah satu bentuknya dengan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan seluruh penumpang, di Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang. Operasi ini telah dilakukan Rabu (22/5/2019) mulai pukul 4.00 WIB.
Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh puluhan personel gabungan di gerbang dan di dalam areal stasiun.
"Pemeriksaan di stasiun dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang itu tidak mengganggu pelayanan penumpang," kata Sabilul, kepada wartawan di Stasiun Tigaraksa, Rabu pagi.
Tidak hanya penumpang yang hendak naik kereta yang diperiksa. Penumpang yang sudah berada di dalam kereta pun tak luput dari pemeriksaan. Satu per satu penumpang ditanya tujuan dan diperiksa bawaannya.
"Antisipasi pemeriksaan itu sebagai imbas dari ricuhnya aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu. Kami tidak ingin orang-orang yang ke Jakarta untuk ikut aksi ternyata memiliki tujuan membuat kekacauan," paparnya.
Untuk memastikan semua penumpang telah diperiksa, Sabilul turut menumpang kereta dari Stasiun Tigaraksa dan turun di Stasiun Daru. Di dalam kereta, Sabilul menyapa warga dan memberikan imbauan.
"Saya mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak termakan isu-isu hoaks yang berkembang. Yang kerja dilanjutkan bekerja. Tidak perlu ikut-ikutan," pungkasnya.
Salah satu bentuknya dengan melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan seluruh penumpang, di Stasiun Tigaraksa dan Stasiun Daru, Kabupaten Tangerang. Operasi ini telah dilakukan Rabu (22/5/2019) mulai pukul 4.00 WIB.
Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pemeriksaan dilakukan oleh puluhan personel gabungan di gerbang dan di dalam areal stasiun.
"Pemeriksaan di stasiun dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang itu tidak mengganggu pelayanan penumpang," kata Sabilul, kepada wartawan di Stasiun Tigaraksa, Rabu pagi.
Tidak hanya penumpang yang hendak naik kereta yang diperiksa. Penumpang yang sudah berada di dalam kereta pun tak luput dari pemeriksaan. Satu per satu penumpang ditanya tujuan dan diperiksa bawaannya.
"Antisipasi pemeriksaan itu sebagai imbas dari ricuhnya aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu. Kami tidak ingin orang-orang yang ke Jakarta untuk ikut aksi ternyata memiliki tujuan membuat kekacauan," paparnya.
Untuk memastikan semua penumpang telah diperiksa, Sabilul turut menumpang kereta dari Stasiun Tigaraksa dan turun di Stasiun Daru. Di dalam kereta, Sabilul menyapa warga dan memberikan imbauan.
"Saya mengimbau warga agar tetap tenang dan tidak termakan isu-isu hoaks yang berkembang. Yang kerja dilanjutkan bekerja. Tidak perlu ikut-ikutan," pungkasnya.
(wib)