Pimpinan OPM Berpangkat Mayjen Ditangkap Pasukan Raider di Perbatasan PNG

Senin, 13 Mei 2019 - 14:53 WIB
Pimpinan OPM Berpangkat...
Pimpinan OPM Berpangkat Mayjen Ditangkap Pasukan Raider di Perbatasan PNG
A A A
JAYAPURA - MW (50) seorang petinggi TRWP (Tentara Revolusi West Papua) Organisasi Papua Merdeka berpangkat Mayor Jenderal, ditangkap Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif Para Raider 328/Dirgahayu, di Pos Kotis Satgas di Skow Kota Jayapura. Sang Mayjen, ditangkap bersama tujuh orang simpatisan, pada Minggu 12 Mei 2019 saat mereka melintas di Pos Kotis Satgas dari PNG.

Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari mengungkapkan, penangkapan kedua kelompok ini bermula saat rombongan simpatisan TRWP tersebut melintasi Pos penjagaan Satgas.

“Mereka datang dari arah PNG menuju Jayapura, dan saat akan melewati pos penjagaan dilakukan protap pemeriksaan rutin oleh Danru jaga Provost Sertu Iwan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah kartu identitas anggota TRWP di dalam tas yang dibawa salah satu simpatisan," ungkap Dansatgas, Senin (19/5/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam di Pos Kotis, diketahui salah satu diantara mereka adalah tokoh penting dari TRWP berpangkat Mayor Jenderal.

“Saat kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut banyak kami temukan dokumen-dokumen kegiatan dari organisasi ini yang dilakukan di PNG seperti KTA TRWP, Laptop yang berisi video kegiatan TRWP serta dokumen tertulis lainnya. Salah satunya merupakan tokoh penting Organisasi ini sebagai penggalang dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan organisasi mereka,” timpalnya.

Kedelapan orang tokoh dan simpatisan TRWP tersebut adalah MW (50) sebagai pimpinan rombongan, kemudian YT (40), MW (27), EW (49), HT (40), FW (46) dan BU (46). MW (50) sebagai simpatisan, dan hasil pemeriksaan diketahui mereka mengenali semua pejabat dari organisasi ini.

Dansatgas menegaskan, jika pihaknya mengamankan sebuah laptop yang berisi dokumentasi kegiatan TRWP. “Untuk data-data ini akan kami dalami kembali dengan berkoordinasi dengan satuan atas untuk ditindaklanjuti,”katanya.

Dansatgas pun mengarahkan kepada para simpatisan TRWP tersebut agar kembali kepada NKRI dan apa yang mereka lakukan selama ini salah. "Kami berikan pemahaman bahwa Papua adalah bagian Indonesia, dan Pemerintah sudah berupaya untuk memajukan Papua,” pungkasnya.
(sms)
Berita Terkait
Kapolda Perintahkan...
Kapolda Perintahkan Semua Senjata Api Anggota Polres Membramo Raya Ditarik
Mimpi Rony Kabarjay...
Mimpi Rony Kabarjay Yatim Piatu Suku Yeinan Terwujud dengan Lulus Test Prajurit TNI AD
Kogabwilhan III Bantah...
Kogabwilhan III Bantah Klaim OPM yang Tewaskan 8 Prajurit TNI
Pos Pasukan Raider di...
Pos Pasukan Raider di Nduga Papua Diserang OPM
Pangdam XVII/Cenderawasih:...
Pangdam XVII/Cenderawasih: Selamat Datang Paskhas TNI AU di Tanah Papua
Dwi Cahyono, Anak Suku...
Dwi Cahyono, Anak Suku Auyu Papua Jadi Prajurit TNI AD
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
28 menit yang lalu
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
7 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
9 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
9 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
9 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
10 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved