200 Sekolah Negeri di Tangerang Kembangkan Pendidikan Karakter

Selasa, 30 April 2019 - 23:06 WIB
200 Sekolah Negeri di...
200 Sekolah Negeri di Tangerang Kembangkan Pendidikan Karakter
A A A
TANGERANG - Sebanyak 200 SD dan SMP Negeri, di pinggiran Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang, mulai mengembangkan pendidikan karakter anak. Metode pendidikan pengembangan karakter anak ini dikenalkan oleh aktivis pendidikan Muhammad Nur Rizal, melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) dan mendapatkan dukungan PT Sinar Mas Land.

Pertama dikenalkan, pada 2017 lalu, hanya ada sekira 20 sekolah negeri tingkat SD dan SMP yang mengadopsi pola pendidikan GSM dan kini bertambah menjadi 200 sekolah. Sekolah-sekolah itu, merupakan binaan dari PT Sinar Mas Land yang lokasinya berada di pinggiran Tangsel dan Kabupaten Tangerang, sejak dua tahun menerapkan metode GSM, hasilnya sudah bisa kelihatan.

Sekolah negeri yang awalnya tidak favorit, karena berada di daerah pinggiran dan pelosok, kini mulai digandrungi masyarakat karena prestasinya sudah mulai terdengar. "GSM itu platformnya. Berarti tidak terjebak pada kurikulum, karena yang dibangun ekosistem dan iklimnya," kata Rizal di GSM Fair, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Rabu (30/4/2019).

Sebagai contoh, tempat duduk siswa, pada sekolah umumnya siswa berhadapan antara guru dengan murid. Ada yang duduk di depan dan paling belakang. Pola ini, harus diubah jadi setengah lingkaran.

"Kita tidak mengubah kurikulum dan materi pelajaran. Tetapi lingkungan belajar yang lebih positif untuk anak-anak mengeksplore diri. Mulai dari layout dan lainnya," jelasnya.

Berdasarkan hasil risetnya, pada 6-8 bulan dan paling cepat 1-4 bulan pertama, perubahan siswa yang menggunakan metode GSM sudah bisa dilihat dari perubahan sikap, dan emosinya."Temuan di sekolah yang ikut GSM selama 2 tahun di Sleman, kalau di Tangerang masih belum ada risetnya. Nilai mereka naik signifikan. Bahkan dari target ranking 8, jadi ranking 2 untuk UN," sambung Rizal.

Sementara itu, Direktur PT Bumi Serpong Damai Tbk Syukur Lawigena menuturkan, pendidikan karakter yang dikembangkan oleh GSM itu angat dibutuhkan pihaknya. "Kenapa kita memilih GSM, karena sebagai pengembang properti, kita ingin mengembangkan sebuah kota. Sehingga, sebaiknya kami mengembangkan sumber daya manusia yang ada," ungkap Syukur.

Ratusan sekolah SD dan SMP negeri yang dibina itu, merupakan sekolah-sekolah yang ada di sekitar kawasan pengembang Sinar Mas Land. Sehingga, melalui kegiatan CSR ini dapat mencetak SDM generasi baru.

"Sehingga ke depan, Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang dapat menghasilkan SDM yang mumpuni untuk masuk ke zaman yang ada saat ini. Untuk itu, pendidikan karakter menjadi sangat penting," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
KPK Izinkan Pemda Klaim...
KPK Izinkan Pemda Klaim Lahan Fasos-Fasum yang Ditinggal Pengembang
Gubernur Banten Beri...
Gubernur Banten Beri Sinyal Perpanjangan PSBB Tangerang Raya
PSBB Tangerang Raya...
PSBB Tangerang Raya Diperpanjang Lagi 14 Hari ke Depan
Masih Berisiko Tinggi...
Masih Berisiko Tinggi Covid-19, PPKM Mikro Banten hanya Fokus di Tangerang Raya
Lagi, PSBB Tangerang...
Lagi, PSBB Tangerang Raya Diperpanjang hingga 26 Juli 2020
Tangerang Selatan Perpanjang...
Tangerang Selatan Perpanjang Kembali PSBB
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
1 jam yang lalu
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
2 jam yang lalu
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
4 jam yang lalu
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
5 jam yang lalu
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
5 jam yang lalu
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved