KPK Izinkan Pemda Klaim Lahan Fasos-Fasum yang Ditinggal Pengembang

Selasa, 21 Juli 2020 - 22:32 WIB
loading...
KPK Izinkan Pemda Klaim...
Koordinator Wilayah II Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Rahmat Suwandha. Foto: SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG SELATAN - Banyak aset milik pemerintah daerah berupa fasilitas sosial (fasos) maupun fasilitas umum (fasum) yang masih dikuasai pengembang. Di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tercatat ada sekitar 1.000 pengembang.

Dari total sekitar 1.000 pengembang itu, tidak sedikit yang telah gulung tikar dan tidak diketahui jejaknya lagi. Sehingga, aset fasos fasum yang ada belum diserahkan. Namun kebekuan persoalan itu bisa terpecahkan.

Koordinator Wilayah II Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Asep Rahmat Suwandha mengatakan, pihak pemerintah daerah bisa melakukan pengusutan pada alamat pengembang dan menyuratinya.

"Jadi ada beberapa strategi. Pasti ada itu jejaknya. Sebenarnya ini sudah dilakukan oleh pemkot. Surati, jika sampai tiga kali tidak ada respons, langsung diklaim saja," ujar Asep, Selasa (21/7/2020). (Baca juga: 4.000 Aset Milik Pemkab Tangerang Masih Dikuasai Pengembang Perumahan)

Menurut dia, mengklaim aset pengembang yang menjadi hak dari pemerintah sah-sah saja. Namun dengan catatan tetap harus diumumkan terlebih dahulu di media.

"Jadi di dalam kontek misalnya dengan pihak ketiga, kami melibatkan kejaksaan, yang intinya Jamdatun sebagai pengacara negara akan membantu pemda dalam permasalahan aset," jelasnya.

Banyak aset milik pengembang di Tangsel yang tidak tercatat. Baik di bagian pencatatan aset Pemkot Tangsel, maupun di wilayah Kabupaten Tangerang. Aset tak bertuan ini banyak berupa tanah dan bisa diklaim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TPA Cipeucang Overload,...
TPA Cipeucang Overload, Pemkot Tangsel Jajaki Pembuangan Sampah ke Tangerang dan Lebak
UI Bekali Ahli Gizi...
UI Bekali Ahli Gizi Puskesmas di Tangsel Data Analitik Guna Meningkatkan Public Values
Diskominfo Tangsel Raih...
Diskominfo Tangsel Raih Penghargaan Implementator IPv6 Enhanced dari Komdigi
Rekomendasi
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Mengapa Api Jadi Simbol...
Mengapa Api Jadi Simbol Penyucian? Ki Atmo Akhirnya Ungkap Filosofi di Balik Ritual Ini
Berita Terkini
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved