Ditinggal BTNT di Hutan, Empat Wartawan Terlantar di Lereng Tambora

Kamis, 04 April 2019 - 00:34 WIB
Ditinggal BTNT di Hutan,...
Ditinggal BTNT di Hutan, Empat Wartawan Terlantar di Lereng Tambora
A A A
BIMA - Pasca sehari kejadian tragis yang dialami empat wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, pihak Balai Taman Nasional Tambora (BTNT) masih arogan dan berdiam diri.

Terkesan BTNT tak memiliki etika baik karena sejak rabu pagi, tak memberikan klarifikasi langsung kepada empat wartawan yang ditinggalnya di tengah hutan lereng Gunung Tambora.

"Pihak BTNT justeru menghubungi pihak Pemerintah Desa Piong untuk memberikan klarifikasi terkait kejadian Empat Wartawan yang terlantar di lereng Tambora pada Selasa (2/4) kemarin," Kata wartawan metromini.com
Agus Gunawan, Rabu (3/4/2019).

Menurut Agus, hal itu disampaikan oleh Sekertaris Desa Piong, Syarif Hidayatullah saat dirinya dan tiga wartawan lainnya yakni Edy Irawan ( MNC Group), Azhar ( Net tv) dan Hermansyah (Bima Ekspres) hendak pamit untuk balik ke rumah masing masing pada Rabu (3/4) pagi.

Padahal, kejadian ini sendiri sudah diketahui oleh pihak BTNT sejak mencuat kasus wartawan terlantar yang ditinggal pulang oleh mobil BTNT di tengah hutan lereng Tambora.

"Seharusnya pihak BTNT menghubungi dan memberikan klarifikasi langsung kepada kami berempat atas persoalan kemarin, bukan menyuruh Pemerintah Desa untuk memberikan klarifikasi" tutur agus

Sebelumnya, melalui pesan WhatsApp Pihak BTNT juga merencanakan untuk memberikan klarifikasi atas kejadian tersebut pada Rabu pagi. Namun, hal itu diundur pada kamis (4/4) karena pihak BTNT akan terlebih dahulu bertemu dengan pihak pemerintah desa.

Mengetahui hal itu, ke empat wartawan akhirnya bergegas pulang ke rumah masing masing di wilayah Kota Bima dan Kabupaten Bima karena kesal dengan pihak BTNT yang dianggap sedikit arogansi dan gengsi untuk menghungi langsung ke empat wartawan.

Sementara, terkait pemberitaan kajadian empat wartawan terlantar di lereng Tambora, sudah menjadi viral di sejumlah media dan media sosial.
(pur)
Berita Terkait
Belajar dari Kasus Kecelakaan...
Belajar dari Kasus Kecelakaan Mobil TV One, Ini Cara Atasi Wiper Rusak
Tragis! Wartawati di...
Tragis! Wartawati di Batu Bara Tewas Ditabrak Truk Boks
Wartawan Asal Simalungun...
Wartawan Asal Simalungun Tewas Tertabrak Truk di Jalinsum
60 Orang Tim Gabungan...
60 Orang Tim Gabungan Cari Pendaki Perempuan yang Hilang di Gunung Abbo
Kronologi Jovita Pendaki...
Kronologi Jovita Pendaki Tektok Jatuh dari Puncak Gunung Muria
Rombongan KSAD Jenderal...
Rombongan KSAD Jenderal Dudung Kecelakaan di Merauke, Wartawan Metro TV Kritis
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
1 jam yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved