Integrasikan Transjakarta-MRT, DKI akan Bangun Sky Bridge di Stasiun Asean

Senin, 01 April 2019 - 12:04 WIB
Integrasikan Transjakarta-MRT,...
Integrasikan Transjakarta-MRT, DKI akan Bangun Sky Bridge di Stasiun Asean
A A A
JAKARTA - Pemprov DKI berencana membangun jembatan penghubung atau sky brigde di atas Stasiun MRT Asean yang terhubung dengan halte Transjakarta. Ini untuk mengintegrasikan moda transportasi massal dan memudahkan warga Jakarta naik angkutan umum.

Gubernur DKI Anies Baswedan menegaskan kembali, ke depan semua transportasi umum di Ibu Kota harus terintegrasi. Ini untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada seluruh warga dalam beraktivitas, terutama saat harus berpindah ke jenis transportasi umum lainnya.

Di tengah perjalanan sebelum sampai Halte MRT Bundaran HI, Anies menyempatkan meninjau Stasiun MRT Asean. Anies melihat Halte Tranjakarta Koridor 13 belum terintegrasi dengan Stasiun MRT ASEAN.

Anies menyampaikan, Pemprov DKI ke depan berencana membangun jalan penghubung. “Kita nanti akan membangun semacam sky bridge antara Stasiun Asean dengan halte bus yang ada di atas Transjakarta. Dengan begitu, pengguna Transjakarta bisa berpindah ke MRT dengan leluasa," terang Anies di lokasi, Senin (1/4/2019). (Baca: Soal Tarif, Dishub Minta PT MRT Tunggu Pengumuman Resmi )

Ini, lanjut Anies, adalah integrasi yang menjadi kata kunci. Ke depan, semua perencanaan transportasi harus bisa memenuhi persyaratan terintegrasi. "Termasuk yang di sini, (di Halte Bundaran HI) sekarang sudah terintegrasi, antara Transjakarta dengan MRT. Nah, itulah yang mau kita bangun,” ujar Anies.

Perlu diketahui, pada tahap awal resmi beroperasi secara komersial ini, sebanyak 8 rangkaian kereta Ratangga yang dioperasikan, dari total 16 rangkaian. Selama satu bulan awal, tarif komersial MRT Jakarta akan dipotong 50 persen. (Baca juga: Tarif MRT Ditolak, DPRD Sebut Pertemuan Anies dan Prasetio Tidak Sah )

Pengoperasionalan secara komersial MRT mulai berlaku pukul 05.30 WIB. Kereta pertama Ratangga berangkat pukul 05.30 WIB dari Stasiun Lebak Bulus dan Blok M menuju Bundaran HI. Sementara itu, kereta pertama Ratangga dari Stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus berangkat pukul 05.36 WIB. Kemudian, dilanjutkan setiap 10 menit sekali untuk kereta berikutnya.

“Ratangga yang beroperasi ada 8 dari 16. Jadi, hari ini masih beroperasi separuh kapasitas. Nantinya, ketika sudah beroperasi full kapasitas, 16 Ratangga rangkaiannya, maka akan bisa setiap 5 menit berangkat. Kalau sekarang masih setiap 10 menit,” tutup Anies.
(ysw)
Berita Terkait
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan MRT Fase IIA Bundaran HI-Kota Capai 20,46%
Pemprov DKI Punya 3...
Pemprov DKI Punya 3 Opsi Lokasi Depo MRT Fase II
15 November 2022, MRT...
15 November 2022, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
Tiga Stasiun MRT Berkonsep...
Tiga Stasiun MRT Berkonsep Hunian Segera Dibangun Tahun Ini
DPRD DKI Nilai Kajian...
DPRD DKI Nilai Kajian Depo MRT Ancol Barat Belum Matang
DKI Tunggu Persetujuan...
DKI Tunggu Persetujuan Kemenhub untuk Bangun Depo MRT Ancol Barat
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
15 menit yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
9 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
11 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
12 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
12 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
13 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved